Warga Pilubang Desak Audit Dana Desa, Sindir Asrul Habiskan Uang Demi Jabatan tapi Gagal Bangun Nagari

Padang Pariaman | GeberNews.com – Kekecewaan masyarakat Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, terhadap kepemimpinan Wali Nagari Asrul makin memuncak. Lebih dari dua tahun menjabat, warga menilai tidak ada satu pun perubahan berarti di nagari, justru kondisi fasilitas publik semakin memprihatinkan.

Jalan menuju kantor wali nagari yang terletak di tepi jalan lintas kini rusak parah tanpa perbaikan. Masyarakat menyebut hal ini sebagai bukti kegagalan Asrul dalam mengelola nagari, sehingga wajar bila publik mendesak agar anggaran dana desa segera diaudit secara menyeluruh.

“Sudah lebih dua tahun Asrul menjabat, tapi satu pun tidak ada perubahan. Jalan menuju kantor saja rusak, apalagi jalan kampung. Kami merasa kecewa berat,” ujar salah seorang tokoh masyarakat Pilubang, Selasa (27/8/2025).

Nada kekecewaan serupa juga datang dari Fery, Wakil Sekretaris DPP TKN Kompas Nusantara. Ia menilai kepemimpinan Asrul benar-benar jauh dari harapan.

“Jalan menuju kantor wali nagari saja tidak bisa diperbaiki, bagaimana mau memikirkan pembangunan kampung? Ini sangat memalukan. Banyak masyarakat sampai geleng kepala melihatnya,” tegas Fery.

Masyarakat pun mulai mempertanyakan transparansi anggaran. Mereka menduga ada penyalahgunaan dalam pengelolaan dana desa. Bahkan, sebagian warga menyinggung bahwa Asrul di awal pencalonannya sudah banyak menghabiskan dana untuk mendapatkan kursi Wali Nagari, sehingga kini gagal menunjukkan kinerja nyata.

“Warga tahu, Asrul dulu banyak mengeluarkan uang demi jabatan wali nagari. Tapi setelah duduk, tidak ada pembangunan yang dirasakan. Ini ironis, jabatan sudah diraih, tapi nagari malah semakin terpuruk,” ungkap warga dengan nada geram.

Saat ditanya awak media soal penggunaan anggaran, Asrul hanya menjawab singkat tanpa penjelasan detail. “Ada, Bang,” katanya terkait dana renovasi kantor wali nagari. Jawaban itu justru makin memicu tanda tanya di kalangan masyarakat.

Kini, warga menegaskan agar pihak terkait, mulai dari inspektorat hingga aparat penegak hukum, segera turun tangan melakukan audit transparan atas dana yang masuk ke Nagari Pilubang. Jika tuntutan itu tidak segera direspons, masyarakat mengancam akan melakukan aksi protes besar-besaran sebagai bentuk penolakan terhadap kepemimpinan Asrul yang mereka nilai gagal total.

🟥 Dodi Rikardò | GeberNews.com – Berani Mengungkap Fakta

banner 400x130

Polres Sergai Ungkap Eksploitasi Anak di Cafe Galaxy

Sergai | GeberNews.com – Sat Reskrim Polres Serdang Bedagai (Sergai) mengungkap kasus dugaan eksploitasi anak di bawah umur di Cafe Galaxy, Dusun VI Rampah Kiri, Desa Sei Rampah, Minggu (24/8/2025) dini hari.

Polisi menetapkan dua tersangka, yakni SM, 30 tahun, kasir cafe, dan JP, 42 tahun, pemilik cafe. Korban adalah dua remaja perempuan berusia 17 dan 15 tahun yang bekerja sebagai pelayan.

Barang bukti yang diamankan berupa satu buku catatan penjualan minuman beralkohol dan uang tunai Rp1.630.000.

Kasat Reskrim Polres Sergai, Iptu Binrod Situngkir, SH, MH mengatakan tersangka dijerat pasal perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. Ps Kasi Humas, Iptu L. B. Manullang menegaskan Polres Sergai serius menindak tegas segala bentuk eksploitasi anak dan mengimbau pemilik usaha tidak mempekerjakan anak di bawah umur.

🟥 Dodi Rikardò | GeberNews.com
🗣️ Berani Mengungkap Fakta

LP Mandek, Kuasa Hukum Tuding Polres Deli Serdang Lamban Usut Kasus Pembakaran Motor dan Mobil

Deli Serdang | GeberNews.com – Laporan polisi kasus pencurian dengan pemberatan serta pembakaran kendaraan bermotor dan mobil di Dusun IV, Desa Tandukan Braga, Kecamatan STM Hilir, Deli Serdang, dinilai mandek tanpa kejelasan. Kuasa hukum korban menuding Polres Deli Serdang lamban menangani perkara ini dan mendesak Kapolres segera membuka perkembangan penyelidikan secara transparan.

Kuasa hukum menyebut, laporan sudah disampaikan baik ke Polres Deli Serdang maupun ke Polda Sumatera Utara. Namun hingga kini, pihaknya tidak pernah menerima pemberitahuan resmi sejauh mana perkembangan penyelidikan maupun penyidikan kasus tersebut.

“Tidak mungkin tidak ada perkembangan, karena bukti sudah kami ajukan. Ada saksi, video, dan foto yang jelas memperlihatkan keterlibatan dua orang, Husein dan Hasan. Bahkan Husein terlihat menembakkan senjata api berulang kali. Semua data itu sudah kami serahkan kepada penyidik Polres Deli Serdang maupun Polda Sumut,” tegas kuasa hukum korban.

Ia menilai, sikap diam aparat seolah mengabaikan laporan masyarakat.

“Kami ingin tahu, apakah kasus ini masih penyelidikan atau sudah naik ke penyidikan. Jangan sampai laporan kami dibiarkan jalan di tempat tanpa kepastian hukum. Kami berharap ada atensi langsung dari Kapolres Deli Serdang,” ujarnya.

Kuasa hukum bahkan menduga ada pihak tertentu yang mencoba memback-up pelaku sehingga penanganan perkara di Polres Deli Serdang tidak berjalan maksimal.

“Polisi itu pengayom, pelindung masyarakat, dan penegak hukum. Kalau sampai kasus seperti ini tidak bergerak, publik wajar curiga. Semoga dengan pernyataan ini ada perhatian serius dari pimpinan kepolisian,” pungkasnya.

🟥 Dodi Rikardò | GeberNews.com
🗣️ Berani Mengungkap Fakta

Wartawan Posmetro Dikeroyok Aparat Saat Liput Demo di DPRD Sumut

Medan | GeberNews.com – Tindakan represif aparat kembali jadi sorotan. Seorang wartawan harian cetak Posmetro Medan, Adam Wizard Sitompul, menjadi korban pengeroyokan sejumlah oknum polisi dan Satpol PP saat meliput aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Sumatera Utara, Selasa sore (26/8/2025).

Ironisnya, sebelum dipukul, Adam justru sempat menolong seorang polisi wanita yang hampir terbakar akibat lemparan benda incendiary. Namun bukannya diapresiasi, Adam malah ditarik paksa dan dihajar oleh aparat yang seharusnya melindungi.

Akibat pengeroyokan tersebut, Adam mengalami luka dan memar di sekujur tubuh. Ia langsung mendapat perawatan medis dari tim Sidokkes Polrestabes Medan yang bersiaga di lokasi.

Insiden ini memicu kecaman keras dari komunitas wartawan di Medan. Mereka menilai peristiwa tersebut bukan hanya penganiayaan terhadap pekerja pers, tetapi juga pelanggaran serius terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Tindakan brutal terhadap Adam adalah bentuk serangan terhadap kebebasan pers. Wartawan sedang menjalankan tugas, bukan untuk dianiaya,” tegas salah seorang perwakilan komunitas wartawan di Medan.

Kasus ini menambah daftar panjang kekerasan terhadap wartawan di tanah air. Publik kini menunggu sikap tegas Kapolda Sumatera Utara dan Gubernur Sumut atas aksi brutal aparat yang menciderai demokrasi.

🟥 Dodi Rikardò | Publikapost.com
🗣️ Berani Mengungkap Fakta

Wakil Sekretaris DPP TKN Kompas Nusantara, Fery Candra Hantam Wali Nagari Pilubang: Janji Asrul Hanya Omong Kosong

Padang Pariaman | GeberNews.com – Wakil Sekretaris Bidang Pengembangan DPP TKN Kompas Nusantara, Fery Candra, melontarkan kritik pedas terhadap Wali Nagari Pilubang, Asrul. Ia menilai janji-janji kampanye Asrul yang disampaikan di Sahat Kupaaye hanya sebatas omong kosong yang tidak terbukti hingga kini.

“Jalan menuju kantor wali nagari saja dibiarkan rusak parah. Renovasi kantor yang jelas-jelas ada anggarannya pun tidak pernah terwujud. Lalu, ke mana semua anggaran itu? Masyarakat wajar kecewa dengan kepemimpinan seperti ini,” tegas Fery Candra, Selasa 26 Agustus 2025.

Menurut Fery, sejak Asrul menjabat, kondisi Nagari Pilubang tidak mengalami perubahan berarti. Bahkan, infrastruktur yang sebelumnya masih layak kini kian rusak. Jalan ke kantor wali nagari, yang seharusnya menjadi akses utama pelayanan publik, justru hancur dan terabaikan.

“Kalau jalan ke kantor wali nagari saja tidak bisa diperbaiki, apalagi jalan kampung. Asrul tidak berpihak pada rakyat. Pemimpin itu seharusnya memberi solusi, bukan sekadar janji manis saat kampanye,” ujarnya dengan nada kecewa.

Fery juga menyinggung transparansi anggaran nagari yang patut dipertanyakan. Masyarakat tidak pernah merasakan realisasi program pembangunan yang dijanjikan, padahal alokasi anggaran sudah tersedia. Kondisi kantor wali nagari yang rusak semakin memperkuat kekecewaan warga karena renovasi yang dijanjikan tidak ada tanda-tanda terealisasi.

“Warga berhak tahu ke mana anggaran renovasi kantor nagari itu dialihkan. Jangan sampai rakyat hanya jadi korban janji kosong sementara kebutuhan dasar mereka diabaikan,” tandasnya.

Ia menegaskan, sebagai pengurus DPP TKN Kompas Nusantara, pihaknya akan terus mengawal persoalan ini agar masyarakat Pilubang tidak terus-menerus dikecewakan. Menurutnya, kepemimpinan nagari harus memberi contoh yang baik dan membawa perubahan nyata, bukan malah memperburuk keadaan.

“Kami minta Asrul segera menunjukkan tanggung jawabnya kepada rakyat Pilubang dengan membenahi fasilitas dasar dan mengelola anggaran secara transparan. Pemimpin nagari harus hadir untuk rakyat, bukan hanya menghabiskan anggaran tanpa hasil,” tutup Fery Candra.

🟥 Dodi Rikardò | GeberNews.com
🗣️ Berani Mengungkap Fakta

Kepala SMAN 1 Lubuk Alung, Arizon M.Pd, M.Si, Jadi Teladan Kepedulian Siswa dan Masyarakat

Lubuk Alung, Padang Pariaman | GeberNews.com – Kepala SMAN 1 Lubuk Alung, Arizon M.Pd, M.Si, dikenal sebagai sosok pemimpin yang menempatkan kesejahteraan dan perkembangan siswa sebagai prioritas utama. Di bawah kepemimpinannya, sekolah yang beralamat di Jl. Sungai Abang, Desa Lubuk Alung, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Kode Pos 25581, menjadi pusat pembelajaran inklusif dan inspirasi bagi masyarakat sekitar.

Sejak menjabat, Arizon M.Pd, M.Si fokus menciptakan suasana belajar yang mendukung semua siswa, baik dari sisi akademik maupun pengembangan karakter. Ia merancang program pembelajaran inovatif, membina berbagai kegiatan ekstrakurikuler, dan memastikan fasilitas sekolah memadai untuk kenyamanan belajar. Selain itu, ia menekankan pentingnya kesejahteraan mental dan sosial siswa sehingga setiap anak merasa diperhatikan dan termotivasi untuk berkembang.

Salah satu langkah nyata adalah membangun komunikasi yang erat dengan orang tua dan masyarakat sekitar. Arizon rutin mengadakan pertemuan dengan tokoh masyarakat, komite sekolah, dan wali murid untuk mendiskusikan kondisi sekolah, kebutuhan siswa, serta mencari solusi bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Pendekatan ini membuat SMAN 1 Lubuk Alung dekat dengan warga sekaligus membangun kepercayaan dan rasa memiliki di masyarakat.

Dalam bincang-bincang dengan Wakil Sekretaris Bidang Pengembangan DPP TKN Kompas Nusantara, Fery Candra, pada Selasa, 26 Agustus 2025, Arizon menegaskan bahwa tujuan utama kepemimpinannya adalah memastikan setiap siswa merasa nyaman, dihargai, dan didukung dalam setiap aspek kehidupannya di sekolah. Fery Candra menyatakan, “Kepemimpinan seperti ini sangat inspiratif. Sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang pengembangan karakter dan teladan bagi masyarakat.”

Dampak kepemimpinan Arizon terlihat dari meningkatnya partisipasi siswa dalam kegiatan belajar dan ekstrakurikuler, serta keterlibatan orang tua yang semakin aktif dalam program sekolah. Lingkungan sekolah menjadi lebih harmonis, mencerminkan budaya saling menghargai antara guru, siswa, dan masyarakat.

Selain fokus pada sekolah, Arizon juga merangkul warga sekitar melalui berbagai kegiatan sosial dan edukatif, mulai dari gotong royong membersihkan lingkungan, program literasi, hingga kegiatan bimbingan karier bagi siswa. Pendekatan inklusif ini memperkuat hubungan sekolah dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa kebersamaan dan tanggung jawab sosial.

Dengan kepemimpinan seperti ini, SMAN 1 Lubuk Alung bukan hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga teladan bagi sekolah lain dalam membangun pendidikan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan siswa. Arizon M.Pd, M.Si bersama Fery Candra membuktikan bahwa kepedulian terhadap siswa dan masyarakat dapat menciptakan perubahan positif yang nyata di lingkungan pendidikan.

Telepon sekolah: (0751) 96033 | Website: www.smanla.sch.id

🟥 Dodi Rikardò | GeberNews.com
🗣️ Berani Mengungkap Fakta

Polwan Sergai Turun Tangan Ringankan Korban Puting Beliung di Sentang

Sergai | GeberNews.com – Kepedulian ditunjukkan jajaran Polwan Polres Serdang Bedagai (Sergai) bersama Pengurus Cabang Bhayangkari Sergai dengan turun langsung membantu warga korban angin puting beliung di Desa Sentang, Kecamatan Teluk Mengkudu, Selasa (26/8/2025).

Dipimpin KBO Sat Narkoba Polres Sergai Iptu Irnawati, SH, MH, dan didampingi Wakapolsek Teluk Mengkudu Iptu J. Butar-butar, rombongan Polwan bersama Bhayangkari menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada enam warga yang terdampak bencana. Hadir pula Bhabinkamtibmas, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat yang ikut mendukung jalannya kegiatan.

Aksi kemanusiaan ini mengusung tema Bakti Sosial dan Anjangsana Polwan Polres Sergai dalam Rangka Hari Jadi Polwan ke-77 dan Bhayangkari Peduli.

“Dalam rangka menyambut HUT Polwan ke-77, kami Polwan Polres Sergai ingin berbagi kepedulian dengan membantu masyarakat yang terkena bencana. Kami memberikan bantuan logistik sekaligus dukungan moral kepada korban. Semoga kegiatan ini meringankan beban warga dan menjadi wujud nyata kedekatan Polwan dengan masyarakat,” ujar Iptu Irnawati.

Warga Desa Sentang menyambut hangat kehadiran Polwan Sergai dan Bhayangkari. Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat ikatan antara Polri dan masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi darurat bencana.

🟥 GeberNews.com
🗣️ Berani Mengungkap Fakta

Ketua Umum DPP TKN Kompas Nusantara, Adi Warman Lubis Desak Satpol PP Bongkar Bangunan Liar di Marelan Asri

Medan | GeberNews.com – Ketua Umum DPP TKN Kompas Nusantara, Adi Warman Lubis, yang juga menjabat Ketua Umum Pagar Unri Prabowo Gibran untuk Negara Republik Indonesia, mengapresiasi Wali Kota Medan dan Dinas Perkim atas respon cepat terkait pembangunan rumah di Komplek Marelan Asri Residence Pasar Empat Barat yang dinilai tanpa memiliki PBG dan Amdal.

Pernyataan itu disampaikan Adi Warman Lubis saat diwawancarai pada Selasa, 26 Agustus 2025 di kantor lembaga tersebut, Jalan Prof. H.M. Yamin, S.H No. 202 Medan.

Adi Warman Lubis menegaskan, dirinya sangat mengapresiasi langkah cepat Wali Kota Medan dan Dinas Perkim dalam menindaklanjuti laporan masyarakat tentang adanya bangunan liar di Komplek Marelan Asri Residence Pasar Empat Barat.

“Kami sangat mengapresiasi Pak Wali Kota Medan dan Kadis Perkim yang cepat tanggap terhadap laporan kami terkait pembangunan Komplek Marelan Asri Residence Pasar Empat Barat, di mana pembangunan tersebut tanpa PBG, Amdal, dan bahkan telah merusak rumah warga sekitar. Sebagai kontrol sosial, kita ingin Kota Medan tertata rapi dan pemerintah mendapatkan PAD dari bangunan yang memenuhi syarat baik PBG, Amdal, maupun izin lainnya, serta tidak berdampak buruk terhadap lingkungan,” ujar Adi Warman Lubis.

Pembangunan rumah di Komplek Marelan Asri Residence Pasar Empat Barat disebut sarat pelanggaran karena tidak memiliki PBG, Amdal, maupun izin lain. Bahkan meski sudah diberikan teguran satu, dua, dan tiga oleh Dinas Perkim, pihak pengembang tetap mengabaikan aturan seolah kebal hukum.

Lanjut Adi Warman Lubis, dengan adanya teguran resmi dari Dinas Perkim, tidak ada alasan lagi bagi Satpol PP untuk menunda tindakan pembongkaran bangunan tersebut. “Satpol PP Kota Medan harus segera turun dan membongkar bangunan tanpa PBG dan Amdal itu, supaya ada efek jera bagi kontraktor nakal. Ini sudah keterlaluan dan harus ditindak baik secara perdata maupun pidana,” tegasnya.

Adi Warman Lubis juga menyampaikan bahwa dirinya telah membuat laporan resmi ke Polsek Medan Labuhan terkait rusaknya rumah pribadinya dan beberapa rumah warga sekitar. Namun, ia menyayangkan kinerja Polsek Medan Labuhan yang dinilai lambat dengan alasan terlapor adalah seorang pengacara.

“Ini kan aneh, kalau alasan Polsek Medan Labuhan karena terlapor seorang pengacara, berarti tidak tersentuh hukum? Kalau bersalah, jenderal sekalipun harus diproses,” kata Adi dengan nada tegas.

Ia menambahkan, pihaknya sejak awal sudah mencoba menyelesaikan masalah secara kekeluargaan dengan pemilik bangunan maupun pihak yang mengaku sebagai pengembang. Namun, itikad baik itu diabaikan. “Awalnya kita tidak tahu kalau rumah itu tanpa PBG ataupun Amdal. Kita hanya minta tanggung jawab atas kerusakan rumah warga. Tapi pihak pengembang justru cuek. Setelah kita telusuri, ternyata memang bangunan itu tanpa izin. Mungkin karena merasa dekat dengan pejabat sehingga merasa kebal hukum. Teguran satu, dua, dan tiga pun tidak digubris, pembangunan tetap jalan bahkan sudah 90 persen,” jelasnya.

Ketua Umum DPP TKN Kompas Nusantara, Adi Warman Lubis, menegaskan pihaknya mendesak Satpol PP segera membongkar bangunan tanpa PBG dan Amdal tersebut. Jika tidak, mereka akan turun ke jalan dan mendatangi dinas terkait. “Kami juga minta pihak kepolisian, khususnya Polsek Medan Labuhan, segera memanggil terlapor yang mengaku pemilik bangunan itu. Kalau tidak, kasus ini akan kami bawa ke Poldasu secepatnya,” pungkasnya.

Adi Warman Lubis juga menyoroti adanya pembangunan Klinik Tamrin yang diduga kuat tidak sesuai PBG dan Amdal. Ia meminta agar Satpol PP juga segera menindak bangunan tersebut karena sama-sama berpotensi merugikan masyarakat dan menyalahi aturan.

Selain itu, Adi mengingatkan bahwa banyak bangunan lain yang menjamur di Kota Medan diduga tanpa PBG maupun Amdal, sehingga jelas-jelas merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan sekaligus berdampak buruk terhadap lingkungan.

🟥 Dodi Rikardò | GeberNews.com
🗣️ Berani Mengungkap Fakta

Drs. Zulfahmi, M.M – Kepala Sekolah SMAN 1 Pariaman: Umroh Jadi Penyemangat, Tak Ada Siswa Boleh Putus Sekolah Karena Ekonomi

Pariaman | GeberNews.com – Drs. Zulfahmi, M.M – Kepala Sekolah SMAN 1 Pariaman, yang akrab disapa Zul Pami, dikenal sebagai pemimpin sekolah yang sederhana, bersahaja, dan sangat peduli terhadap siswanya—terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu. Dalam waktu dekat, beliau berencana menunaikan ibadah Umroh ke Tanah Suci, sebuah perjalanan yang dimaknainya bukan hanya sebagai ibadah pribadi, melainkan juga sumber energi baru untuk memperkuat pengabdian di dunia pendidikan.

Senin siang, 25 Agustus 2025, jurnalis GeberNews.com, Feri Chandra, berbincang langsung dengan Drs. Zulfahmi, M.M – Kepala Sekolah SMAN 1 Pariaman di ruang kerjanya. Berikut petikan wawancara eksklusifnya:

Wawancara Eksklusif

Feri Chandra (FC): Pak Drs. Zulfahmi, M.M – Kepala Sekolah SMAN 1 Pariaman, kami mendengar Bapak akan segera berangkat Umroh. Apa arti keberangkatan ini bagi Bapak secara pribadi maupun dalam tugas sebagai Kepala Sekolah?

Drs. Zulfahmi, M.M – Kepala Sekolah SMAN 1 Pariaman (ZP): InsyaAllah, benar. Umroh bagi saya adalah kesempatan yang sangat saya syukuri. Tidak semua orang diberi rezeki dan panggilan ke Tanah Suci. Selain sebagai ibadah, saya memaknainya sebagai sarana menenangkan hati, memperbanyak doa, dan memperkuat semangat dalam menjalankan amanah sebagai kepala sekolah. Tugas ini berat; saya berharap Umroh membuat saya lebih ikhlas, sabar, dan penuh dedikasi dalam mendidik serta melayani siswa.

FC: SMA Negeri 1 Kota Pariaman dikenal berprestasi. Namun di sisi lain, bagaimana Bapak menyikapi siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu?

ZP: Itu betul. Ada siswa kami yang datang dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Prinsip saya jelas: tidak boleh ada siswa yang putus sekolah hanya karena alasan ekonomi. Sekolah harus hadir sebagai solusi, bukan hambatan. Kami membantu lewat keringanan biaya, dukungan perlengkapan, dan menjembatani bantuan dari pihak luar.

FC: Bisa dijelaskan bentuk nyata bantuan sekolah untuk mereka?

ZP: Kami memiliki program internal: subsidi seragam, bantuan buku, hingga dukungan ongkos transportasi bagi sebagian siswa. Tujuannya sederhana—agar anak-anak tetap bersemangat belajar tanpa merasa dibedakan oleh kondisi ekonomi.

FC: Apa pesan Bapak kepada seluruh siswa SMA Negeri 1 Kota Pariaman?

ZP: Jangan pernah menyerah. Kondisi ekonomi bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Sekolah akan selalu mendukung, guru-guru siap mendampingi. Yang penting: rajin belajar, disiplin, jujur, dan punya semangat tinggi. Dengan tekad kuat, InsyaAllah cita-cita dapat diraih.

FC: Setelah Umroh nanti, apa harapan terbesar Bapak?

ZP: Harapan saya sederhana: semoga Allah memberi kekuatan lahir batin agar saya bisa menjadi pemimpin yang amanah, bermanfaat, dan membawa SMAN 1 Pariaman semakin maju. Saya ingin sekolah ini bukan hanya unggul akademik, tetapi juga dikenal sebagai sekolah yang penuh kepedulian dan kehangatan.

Profil Kepala Sekolah SMAN 1 Pariaman

Nama & Jabatan: Drs. Zulfahmi, M.M – Kepala Sekolah SMAN 1 Pariaman

Tempat, Tanggal Lahir: Lima Puluh Kota, 26 Juni 1966

Pangkat/Golongan: Pembina Utama Muda (IV/c)

Visi Sekolah: Unggul dalam Prestasi, Budaya, Imtaq, dan Iptek, berwawasan lingkungan

Misi Sekolah: Fokus pada PBM efektif, prestasi, akhlak, budaya, dan lokalitas

Tujuan Sekolah: SDM berbudi pekerti, lingkungan sehat, inovasi, dan fasilitas memadai

Kontak PPID: Email – ppid@sman1pariaman.sch.id

Alamat Sekolah: Jalan Prof. H.M. Yamin, SH No. 38, Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah, Sumatera Barat 25518

🟥 Dodi Rikardò | GeberNews.com
🗣️ Berani Mengungkap Fakta

Ketua Ormas di Langkat Jadi Tersangka, Polres Binjai Masih Tutup Mulut Soal Kasusnya

Binjai I GeberNews.com – Ketua salah satu organisasi masyarakat (Ormas) di Kabupaten Langkat berinisial B resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Binjai. Namun hingga kini, pihak kepolisian masih menutup rapat kasus apa yang menjerat tokoh ormas tersebut.

Dikutip dari Pos Metro Medan, Kasi Humas Polres Binjai AKP Junaidi membenarkan status hukum B. “Benar, statusnya tersangka. Namun saat ini dibantarkan ke salah satu rumah sakit di Binjai karena kondisi kesehatannya kurang baik, terutama pada bagian kaki,” ujar Junaidi, Senin (25/8/2025) sore melalui WhatsApp.

Meski demikian, Junaidi belum dapat memberikan keterangan lebih jauh mengenai tindak pidana apa yang membuat B ditetapkan sebagai tersangka maupun kapan tepatnya ia dibawa ke rumah sakit.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, B sebelumnya dipanggil oleh Satreskrim Polres Binjai terkait dugaan keributan di Kecamatan Selesai (wilayah hukum Polres Binjai) beberapa waktu lalu. Pada Sabtu malam (23/8/2025), B datang menyerahkan diri secara kooperatif dengan didampingi pengacaranya, lalu menjalani pemeriksaan intensif di lantai dua ruang penyidik Satreskrim.

Hingga berita ini diterbitkan, publik masih menunggu kejelasan resmi dari pihak Polres Binjai mengenai kasus apa yang menyeret Ketua Ormas berinisial B tersebut.

🟥 Red | GeberNews.com
🗣️ Berani Mengungkap Fakta

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.