Cegah Kecelakaan, PT KAI Tutup Permanen Perlintasan Sebidang di Pasiran Perbaungan

0
20

Sergai | GeberNews.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menutup permanen perlintasan sebidang di Lingkungan Pasiran, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat (7/8/2026).

Penutupan tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus mencegah potensi kecelakaan di perlintasan sebidang yang menjadi salah satu titik rawan bagi pengguna jalan.

Proses penutupan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 14.30 WIB. Petugas memasang 18 tiang besi sebagai penghalang permanen yang menutup akses jalan secara penuh.

Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan antara kereta api dan pengguna jalan yang masih melintas di lokasi tersebut.

Sejumlah pejabat dan unsur terkait hadir dalam kegiatan itu. Di antaranya Kepala BTP Wilayah Sumut Jimmy Michael Gultom, S.T., M.M.Tr., Deputi Pam Polsus KAI Letkol Nicolas Tampubolon, perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara Yuda Pratiwi Setiawan, S.STP., M.SP, serta Kabid Dishub Kabupaten Serdang Bedagai M. Ali Saputra.

Hadir pula unsur Forkopimca Perbaungan yang terdiri dari Polsek, Danramil dan Camat, Kepala Desa Citaman Jernih Lian Lubis, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Warga Diminta Gunakan Jalur Alternatif

Bagi masyarakat yang masih membutuhkan akses jalan di kawasan tersebut, pemerintah mengarahkan agar pengajuan akses dilakukan melalui mekanisme resmi.

Warga dapat menyampaikan permohonan secara berjenjang melalui Kepala Desa untuk selanjutnya diteruskan kepada Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai.

Sementara itu, untuk memastikan proses penutupan berjalan aman dan lancar, personel Polsek Perbaungan disiagakan di lokasi. Petugas melakukan pemantauan sekaligus pengamanan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.

Kasi Humas Polres Serdang Bedagai AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., mengatakan pengamanan dilakukan sejak proses penutupan dimulai hingga selesai.

“Personel Polsek Perbaungan dikerahkan untuk memonitor dan mengamankan kegiatan penutupan hingga selesai. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan terkendali,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar mematuhi penutupan perlintasan tersebut demi keselamatan bersama.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi penutupan jalan demi keselamatan bersama dan menggunakan jalur alternatif yang telah disediakan pemerintah daerah,” katanya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib dan kondusif. Tidak ditemukan adanya penolakan dari masyarakat terhadap proses penutupan permanen perlintasan sebidang tersebut.

(Dodi Rikardo Sembiring)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini