DPD BM PAN Kota Medan Sayangkan Hasil Musda KNPI XV yang Dinilai Tidak Inklusif

0
74

Medan | GeberNews.com — Dewan Pimpinan Daerah Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (DPD BM PAN) Kota Medan menyayangkan hasil pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XV Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Medan yang digelar pada Jumat, 9 Januari 2026, di Hotel Le Polonia, Medan.

Musda yang semestinya menjadi forum konsolidasi dan pemersatu seluruh Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kota Medan justru dinilai menampilkan wajah eksklusivitas yang mencederai semangat kebersamaan. Hal tersebut tercermin dari penetapan ketua dan formatur terpilih yang dianggap tidak merepresentasikan keberagaman OKP di Kota Medan.

DPD BM PAN Kota Medan menilai proses dan hasil Musda KNPI XV tidak mengakomodir keterwakilan organisasi kepemudaan secara luas. Sebaliknya, forum tersebut dinilai didominasi oleh kelompok dan individu yang berada dalam satu lingkaran kepentingan dengan pihak penyelenggara dan pendukungnya.

Padahal sejak awal, Musda KNPI XV didengungkan sebagai ruang untuk menyatukan pandangan, gagasan, serta kekuatan seluruh OKP di Kota Medan. Namun dalam praktiknya, semangat inklusivitas tersebut dinilai hanya menjadi jargon dan tidak tercermin dalam pengambilan keputusan strategis organisasi.

“Kami melihat Musda ini berjalan dengan klaim persatuan, tetapi pada praktiknya justru mempertontonkan penguasaan oleh kelompok tertentu. Kondisi ini mencederai nilai demokrasi dan kebersamaan dalam tubuh KNPI,” tegas DPD BM PAN Kota Medan dalam pernyataannya.

DPD BM PAN Kota Medan menegaskan bahwa KNPI seharusnya menjadi rumah besar bagi seluruh pemuda, bukan milik segelintir kelompok atau organisasi tertentu. Jika pola eksklusif seperti ini terus dipertahankan, maka cita-cita besar membangun persatuan pemuda lintas OKP hanya akan menjadi slogan tanpa makna.

Untuk itu, DPD BM PAN Kota Medan mendesak agar ke depan KNPI Kota Medan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme organisasi, membuka ruang dialog yang jujur dan setara, serta menjadikan prinsip inklusivitas sebagai fondasi utama demi menjaga marwah dan kepercayaan pemuda Kota Medan terhadap KNPI.

(Dodi Sembiring)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini