

Jakarta | GeberNews.com — Gerakan Mahasiswa Riau (GEMARI) Jakarta memberikan dukungan penuh terhadap langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau pada Senin siang, 3 November 2025. Aksi senyap itu berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas PUPR Riau, Jalan SM Amin, Pekanbaru, dan dikabarkan tim penindakan KPK mengamankan beberapa pejabat, termasuk Kepala UPT Wilayah V berinisial Bas.

Koordinator Nasional GEMARI Jakarta, Kori Fatnawi, menegaskan bahwa langkah KPK tidak boleh berhenti pada pejabat teknis di level bawah. Lembaga antirasuah harus berani menelusuri dan menindak hingga ke jajaran pimpinan tertinggi, terutama Wakil Gubernur Riau SF Hariyanto, yang selama ini diduga kuat memiliki keterkaitan dengan sejumlah proyek strategis di sektor infrastruktur.

“Kami sudah sejak lama mendesak KPK untuk memberi perhatian serius terhadap Provinsi Riau. Berdasarkan hasil kajian dan penelusuran GEMARI, berbagai praktik dugaan korupsi yang menyeret nama SF Hariyanto berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga mencapai Rp486 miliar,” tegas Kori Fatnawi.
Ia menambahkan, GEMARI Jakarta secara konsisten telah melakukan aksi moral dan unjuk rasa di depan Gedung KPK RI sebagai bentuk dorongan agar penegakan hukum terhadap kasus-kasus di Riau dilakukan tanpa intervensi politik dan kepentingan pihak tertentu.
“Kami meminta KPK RI segera menangkap SF Hariyanto. Jangan ada lagi alasan, apalagi kompromi. Riau harus menjadi perhatian khusus karena praktik korupsi di daerah ini sudah sangat sistemik dan menyengsarakan rakyat,” ujar Kori.
Menurut GEMARI Jakarta, OTT terhadap pejabat PUPR Riau menjadi sinyal kuat bahwa akar korupsi di tubuh pemerintahan daerah sudah menjalar hingga ke tingkat pimpinan provinsi. Karena itu, KPK diminta untuk menindaklanjuti hasil operasi tersebut secara menyeluruh, transparan, dan berani tanpa pandang bulu.
“Kami akan terus mengawal dan menekan KPK agar kasus SF Hariyanto tidak mandek. Penegakan hukum harus menyentuh semua lapisan kekuasaan. Tidak ada yang kebal hukum,” tutup Kori dengan tegas.
🟥 Abd. Halim | GeberNews.com
🗣️ Mengungkap Segala Fakta








