Ketua KAMUUU Nilai Ketua PP Medan dan Ketua HIPMI Pusat Paling Relevan Gantikan Musa Rajekshah Pimpin Golkar Sumut

0
122

Medan | GeberNews.com – Ketua KAMUUU Nilai Ketua PP Medan dan Ketua HIPMI Pusat Paling Relevan Gantikan Musa Rajekshah Pimpin Golkar Sumut seiring menguatnya wacana pergantian kepemimpinan Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Sumatera Utara.

Penilaian tersebut disampaikan Ketua Koalisi Aksi Mahasiswa USU, UNIMED, dan UINSU (KAMUUU), Rahmat Situmorang, yang menegaskan bahwa proses suksesi tidak boleh dilakukan secara serampangan.


Rahmat menyatakan bahwa Golkar Sumut membutuhkan figur pemimpin yang tidak hanya kuat secara internal partai, tetapi juga relevan dengan tantangan politik nasional dan dinamika generasi muda ke depan. Menurutnya, standar kepemimpinan Golkar Sumut saat ini berada pada level tinggi karena capaian politik yang telah diraih sebelumnya.


Ia menegaskan, Musa Rajekshah atau Bang Ijeck telah menorehkan prestasi politik yang nyata selama memimpin Golkar Sumut, salah satunya dengan membawa Partai Golkar menjadi pemenang di Sumatera Utara.


“Prestasi Bang Ijeck itu konkret dan terukur. Golkar menang di Sumut, dan itu lahir dari kepemimpinan yang solid. Maka penggantinya tidak boleh asal tunjuk, harus punya kapasitas, rekam jejak, dan kekuatan jaringan,” tegas Rahmat.


Atas dasar itu, Rahmat menilai Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Medan, Muhammad Rahmaddian Shah, serta Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, sebagai dua figur yang paling relevan untuk dipertimbangkan menggantikan Musa Rajekshah sebagai Ketua DPD Golkar Sumut.


Menurut Rahmat, Golkar Sumut ke depan membutuhkan pemimpin dari kalangan muda yang memiliki konektivitas kuat hingga tingkat pusat, sekaligus mempunyai basis pemuda yang aktif, solid, dan terorganisir. Hal tersebut dinilai krusial untuk menjaga kekuatan elektoral Golkar sekaligus memperluas pengaruh di kalangan generasi muda.


“Golkar Sumut tidak cukup dipimpin oleh figur yang kuat di daerah saja. Harus ada koneksi pusat dan basis pemuda yang hidup. Ketua PP Medan dan Ketua HIPMI Pusat punya jaringan nasional serta dukungan pemuda yang nyata,” ujarnya.


Rahmat juga menilai pengalaman memimpin organisasi besar menjadi modal strategis bagi kedua figur tersebut dalam mengelola partai politik yang memiliki struktur kompleks dan dinamika internal yang tinggi.


“Memimpin Pemuda Pancasila dan HIPMI bukan pekerjaan ringan. Itu menuntut kemampuan konsolidasi, kepemimpinan, serta pengambilan keputusan strategis. Dua figur ini sudah teruji di situ,” lanjutnya.


Rahmat berharap proses regenerasi kepemimpinan Golkar Sumut ke depan benar-benar melahirkan sosok yang mampu menjaga soliditas partai dan melanjutkan, bahkan melampaui, capaian politik yang telah diraih selama ini.
“Golkar Sumut sedang berada di posisi kuat. Untuk mempertahankan dan meningkatkan itu, dibutuhkan pemimpin muda, berpengalaman, dan memiliki jaringan luas,” tutup Rahmat.

(Rel)

Tonton berita dan informasi terkini hanya di GeberNews TV YouTube

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini