Maruli Siahaan Apresiasi Temu Kangen Keluarga Besar Manurung, Perkuat Silaturahmi dan Lestarikan Budaya Batak

0
14

Medan | GeberNews.com – Anggota DPR RI Komisi XIII Fraksi Partai Golkar, Kombes Pol. (Purn.) Dr. Maruli Siahaan, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh keluarga besar Manurung yang sukses menyelenggarakan acara Temu Kangen Manurung Medan–Pematangsiantar sebagai wadah mempererat silaturahmi dan melestarikan warisan budaya Batak.

Menurut Maruli Siahaan, kegiatan yang mempertemukan keluarga besar Manurung dari berbagai daerah tersebut memiliki nilai strategis dalam menjaga hubungan kekeluargaan, memperkuat rasa persaudaraan, serta menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.

“Temu kangen seperti ini bukan sekadar pertemuan biasa. Ini adalah momentum penting untuk memperkuat ikatan kekeluargaan, menjaga persatuan, dan melestarikan budaya Batak yang menjadi identitas serta kebanggaan kita bersama,” ujar Maruli Siahaan.

Ia menilai, di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, hubungan kekeluargaan dan nilai-nilai budaya harus terus dijaga agar tidak tergerus oleh perubahan sosial yang begitu cepat.

Karena itu, kegiatan berbasis adat dan kekeluargaan seperti Temu Kangen Manurung perlu terus didukung dan dilaksanakan secara berkesinambungan.

Maruli Siahaan juga memberikan apresiasi kepada panitia yang telah bekerja keras menyukseskan acara sehingga berlangsung meriah, penuh keakraban, dan sarat makna kebersamaan.

Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut menunjukkan masih kuatnya semangat persaudaraan dalam keluarga besar Manurung, sekaligus menjadi contoh positif bagi generasi muda untuk tetap menjaga hubungan kekeluargaan dan menghormati adat istiadat leluhur.

“Budaya Batak mengajarkan nilai persaudaraan, gotong royong, saling menghormati, dan kebersamaan. Nilai-nilai inilah yang harus terus diwariskan kepada anak cucu agar tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Selain menjadi ajang melepas rindu antaranggota keluarga, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat komunikasi lintas generasi serta mempererat hubungan antara keluarga besar Manurung yang tersebar di berbagai wilayah.

Maruli Siahaan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin karena memiliki manfaat besar dalam menjaga persatuan keluarga, memperkuat identitas budaya, serta membangun kebersamaan yang harmonis di tengah masyarakat.

“Jika silaturahmi terus terjaga dan budaya tetap dilestarikan, maka warisan nilai-nilai luhur yang ditinggalkan para leluhur akan tetap hidup dan menjadi kekuatan bagi generasi mendatang,” tegasnya.

Acara Temu Kangen Keluarga Besar Manurung Medan–Pematangsiantar berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, dihadiri tokoh adat, tokoh masyarakat, serta keluarga besar Manurung dari berbagai daerah.

(Dodi Rikardo Sembiring)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini