Parit Warga Berubah Kuning, Warga Resah: PTPN IV Adolina Klarifikasi Dugaan Tumpahan CPO

0
134

Sergai | GeberNews.com — Parit warga di Lingkungan Pasiran, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), mendadak berubah warna menjadi kuning pekat dan mengeluarkan aroma menyengat. Kondisi tersebut memicu keresahan warga karena diduga kuat berasal dari tumpahan minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) milik PTPN IV Adolina. Peristiwa ini diperkirakan terjadi sekitar satu bulan lalu, dengan estimasi volume tumpahan mencapai kurang lebih empat ton.

Sejumlah warga menyampaikan bahwa saat kejadian, minyak sempat mengalir deras hingga masuk ke parit yang berada dekat permukiman penduduk. Meski pihak perusahaan disebut telah mengumpulkan kembali minyak yang tumpah, bau menyengat serta perubahan warna air masih terlihat hingga kini, menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga sekitar.

“Ada kejadiannya, bang. Sebulan lalu minyak sawit mengalir ke parit ini. Mereka langsung kumpulkan lagi, lalu sisanya ditutup pakai pasir,” ujar Srik, warga Pasiran, Senin 10 November 2025.

Seorang pekerja pabrik yang enggan disebutkan identitasnya turut membenarkan bahwa kejadian serupa bukan yang pertama. “Tumpah sampai ke lantai. Ini bukan sekali,” ungkapnya singkat.

Tumpahan CPO tersebut dikhawatirkan berdampak pada lingkungan jangka panjang. Selain berpotensi mencemari tanah dan sumber air, hal ini juga dapat mengganggu keberlangsungan biota air yang selama ini hidup di aliran parit tersebut.

Menanggapi hal itu, Manager PKS dan Kebun PTPN IV Adolina, Yudi Hari Prabowo, membenarkan adanya insiden tumpahan. Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut berada di dalam kawasan pabrik dan pihak perusahaan telah melakukan proses pembersihan.

“Lokasinya berada di dalam PKS. Saat ini sedang dilakukan pembersihan tangki dan minyaknya sedang dipompa kembali,” ujar Yudi.

Meski demikian, warga berharap penanganan tidak berhenti pada pembersihan saja. Pengawasan terhadap fasilitas penyimpanan dan saluran distribusi CPO dinilai perlu diperketat, agar insiden serupa tidak terulang. Warga menilai, persoalan lingkungan bukan hanya soal teknis produksi, tetapi menyangkut kenyamanan, kesehatan, dan keberlanjutan kehidupan masyarakat.

Harapan warga sederhana namun tegas: perusahaan harus hadir tidak hanya sebagai pelaku usaha, tetapi juga sebagai pihak yang bertanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan warga di sekitarnya.

Reporter: Lentini Krisna Prananta Sembiring, SE

🟥 Lentini Krisna Prananta Sembiring, SE | GeberNews.com
🗣️ Mengungkap Segala Fakta

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini