

Medan I GeberNews.com-Di tengah pergerakan musik keras yang mulai merambah dan meluas pada awal dekade 2000-an, sebuah nama pernah menggetarkan di skena bawah tanah Kota Medan. Bicrobitor Band metal underground yang aktif sekitar tahun 2001–2002 ini dikenal sebagai salah satu kelompok yang cukup disegani, terutama di kalangan pecinta musik cadas yang haus akan energi liar dan idealisme tanpa kompromi.
Mengusung identitas sebagai “Godzilla Medan Band”, Bicrobitor tampil dengan karakter kuat dan agresif. Musik mereka memadukan unsur death metal dan thrash dengan sentuhan khas lokal yang membuatnya berbeda dari band-band lain di era yang sama.
Formasi awal Bicrobitor diperkuat oleh empat personel muda penuh semangat, yakni Onie pada bass, Ilham di gitar, Ferry sebagai vokalis, dan Handoko di posisi drum. Keempatnya dikenal memiliki chemistry yang solid, baik di dalam studio maupun saat menghentak panggung-panggung underground di Medan dan sekitarnya.
Di masa itu, skena underground bukan hanya sekedar soal bermain musik, melainkan juga tentang perlawanan terhadap arus utama. Bicrobitor hadir sebagai representasi generasi muda yang menolak tunduk pada tren komersial. Mereka membangun nama melalui gig kecil, komunitas, hingga event-event independen yang menjadi ruang ekspresi bebas bagi para musisi metal.
Penampilan panggung Bicrobitor dikenal eksplosif. Vokal garang Ferry dipadu dengan raungan gitar Ilham yang tajam, dentuman bass Onie yang dalam, serta gebukan drum Handoko yang agresif, menciptakan atmosfer brutal yang mampu membakar semangat penonton. Tidak sedikit yang menyebut penampilan mereka sebagai “liar tapi terkontrol”.
Meski tidak banyak dokumentasi resmi yang tersisa, nama Bicrobitor masih dikenang oleh pelaku dan penikmat skena metal Medan sebagai band yang punya pengaruh tersendiri. Mereka menjadi bagian dari fondasi penting perkembangan musik underground di wilayah Sumatera Utara.
Kini, lebih dari dua dekade berlalu, jejak Bicrobitor mungkin tak lagi terdengar di panggung-panggung musik. Namun, semangat dan energi yang pernah mereka kobarkan tetap hidup dalam ingatan para penikmat musik keras.
Bicrobitor bukan sekedar band. Mereka adalah cerita tentang keberanian, idealisme, dan era ketika musik underground menjadi suara perlawanan yang tak bisa dibungkam.
(Drong)








