Medan | GeberNews.com – Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Sumatera Utara (PW HIMMAH Sumut) memberikan apresiasi penuh kepada Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Pemkab Labura) atas keberhasilan mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Utara.
Penghargaan tertinggi atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 tersebut diserahkan secara resmi pada Jumat (29/05). Raihan ini menjadi catatan sejarah tersendiri karena menandai Opini WTP ke-11 yang berhasil diperoleh Kabupaten Labura sejak berdirinya daerah tersebut, sekaligus menjadi pencapaian ke-7 kali secara berturut-turut.
Ketua PW HIMMAH Sumut, Imransyah Pasai, menyatakan bahwa prestasi ini merupakan bukti nyata dari komitmen kuat Pemkab Labura dalam menerapkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), transparan, akuntabel, dan efektif.
“Kami dari PW HIMMAH Sumut sangat mengapresiasi kinerja luar biasa Pemkab Labura di bawah kepemimpinan Bupati Dr. H. Hendriyanto Sitorus dan Wakil Bupati Dr. H. Samsul Tanjung. Mempertahankan WTP hingga 7 kali berturut-turut bukanlah perkara mudah. Ini membuktikan bahwa transparansi dan akuntabilitas anggaran bukan sekadar slogan, melainkan sudah menjadi budaya kerja yang nyata di Labura,” ujarnya di Medan, Senin (01/06).
Sebelumnya, Bupati Labuhanbatu Utara, Dr. H. Hendriyanto Sitorus, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan meraih Opini WTP ini merupakan buah dari sinergi seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga seluruh pihak yang terlibat.
“Alhamdulillah, atas izin Allah SWT dan kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara, kita kembali berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI. Ini merupakan prestasi yang patut kita syukuri bersama karena menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan daerah telah dilaksanakan dengan baik, transparan, dan akuntabel,” ujar Bupati Hendriyanto.
Namun, Bupati mengingatkan jajarannya agar tidak cepat puas atau terlena dengan berbagai pencapaian yang telah diraih.
“Semoga penghargaan Opini WTP ini tidak menjadikan kita lengah dan bangga semata. Justru penghargaan ini harus menjadi spirit dan semangat baru bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa ke depan, Pemkab Labura akan terus melahirkan berbagai inovasi dalam pengelolaan keuangan dan administrasi pemerintahan guna mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor.
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Labuhanbatu Utara, Dr. H. Samsul Tanjung, turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pemerintahan yang telah bekerja dengan penuh dedikasi. Ia menilai capaian ini mencerminkan tingginya kesadaran setiap perangkat daerah terhadap regulasi keuangan.
“Raihan Opini WTP ini bukan sekadar penghargaan administratif, tetapi menjadi bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara terus berupaya menjalankan amanah masyarakat dengan penuh tanggung jawab. Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan disiplin, integritas, dan profesionalisme,” ungkap Wakil Bupati.
Dr. Samsul Tanjung juga menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, instansi vertikal, dan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks ke depan.
Merespons hal tersebut, Ketua PW HIMMAH Sumut, Imransyah Pasai itu berharap prestasi gemilang ini dapat terus dipertahankan dan berimplikasi langsung pada kesejahteraan masyarakat bawah.
“Dengan diraihnya kembali Opini WTP atas LKPD TA 2025 ini, kami berharap kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan di Labura semakin kokoh. Semoga pemanfaatan anggaran yang akuntabel ini terus diorientasikan pada program-program pembangunan yang berdampak langsung bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Labuhanbatu Utara,” tutupnya mengakhiri.
(Abd. Halim)







