Di Tengah Lesunya Ekonomi Global, Arus Peti Kemas Belawan-Kuala Tanjung Tumbuh 4 Persen

0
16

BELAWAN | GeberNews.com – Perlambatan ekonomi global dan melemahnya perdagangan internasional belum mampu meredam geliat aktivitas logistik di Sumatera. PT Prima Multi Terminal (PMT) mencatat arus peti kemas di Pelabuhan Belawan dan Kuala Tanjung tetap bertumbuh sepanjang Semester I 2026.

Hingga Juni 2026, PMT menangani 347.001 TEUs peti kemas atau meningkat sekitar 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut mencerminkan tetap kuatnya aktivitas distribusi barang di wilayah barat Indonesia yang ditopang pergerakan logistik domestik serta mulai meningkatnya ekspor komoditas dan produk hasil hilirisasi dari berbagai kawasan industri di Sumatera.

Pendorong terbesar kenaikan itu berasal dari layanan peti kemas internasional di Terminal 2 Kuala Tanjung. Volume peti kemas internasional tercatat mencapai 19.087 TEUs, melonjak 243 persen dibandingkan Semester I 2025. Secara keseluruhan, aktivitas bongkar muat peti kemas di terminal tersebut juga meningkat 9 persen menjadi 35.397 TEUs.

Kinerja tersebut sejalan dengan meningkatnya aktivitas ekspor dan impor, serta tetap tingginya distribusi bahan baku industri, barang konsumsi, dan kebutuhan manufaktur yang terus menopang roda industri nasional.

Tak hanya layanan peti kemas, Terminal Kuala Tanjung juga mencatat lonjakan pada bongkar muat barang nonpeti kemas. Sepanjang Semester I 2026, volume yang ditangani mencapai 389.114 ton, atau naik 186 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan itu menunjukkan semakin besarnya arus distribusi komoditas curah dan kebutuhan industri dari kawasan hinterland Sumatera melalui pelabuhan tersebut.

Sementara itu, Terminal 1 Belawan Domestik membukukan arus peti kemas sebanyak 311.604 TEUs, tumbuh 3 persen dibandingkan Semester I 2025. Pertumbuhan tersebut dipicu meningkatnya distribusi barang antarpulau guna memenuhi kebutuhan industri dan konsumsi masyarakat, termasuk pengiriman komoditas serta produk olahan asal Sumatera ke berbagai wilayah di Indonesia.

Direktur Utama PT Prima Multi Terminal, Rudi Susanto, mengatakan capaian pada semester pertama tahun ini menjadi indikasi bahwa aktivitas ekonomi di Sumatera mulai bergerak ke arah yang lebih baik meski perdagangan global masih dibayangi berbagai tantangan.

“Distribusi domestik masih menjadi penopang utama pertumbuhan. Di sisi lain, aktivitas ekspor mulai menunjukkan peningkatan, khususnya dari sektor industri pengolahan dan komoditas. Kondisi ini turut mendorong kenaikan arus peti kemas di Belawan maupun Kuala Tanjung,” ujar Rudi, Selasa (29/7/2026).

Ia menambahkan, sektor kepelabuhanan masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari perubahan jaringan pelayaran internasional, pergeseran rantai pasok global, hingga dinamika geopolitik yang berdampak terhadap biaya logistik maupun waktu pengiriman barang.

Meski demikian, PMT tetap optimistis prospek sektor logistik akan terus tumbuh seiring meningkatnya aktivitas industri dan perdagangan. Komitmen meningkatkan kualitas layanan, memperkuat efisiensi operasional, serta mengoptimalkan kapasitas terminal terus dilakukan untuk mendukung kelancaran arus logistik nasional sekaligus memperkuat daya saing pelabuhan Indonesia di tingkat regional.

Sumber: Ipan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini