Satlantas Polrestabes Medan Selidiki Kecelakaan Maut di Jalan PDAM Tirtanadi, Seorang Pelajar SMA Tewas

0
24

Medan | GeberNews.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Medan melakukan penyelidikan menyeluruh atas kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang pelajar SMA di Jalan PDAM Tirtanadi, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Selasa (4/8/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Charles Parlindungan Zebua, siswa SMA Sultan Iskandar Muda yang beralamat di Jalan Sunggal, Gang Bakul, Lingkungan XI Pekan I, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka berat di bagian kepala.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda Beat menuju sekolah. Ketika berada di sekitar pintu masuk sekolah dan diduga hendak berbelok memasuki area sekolah, sepeda motor yang dikendarainya bersenggolan dengan sepeda motor Yamaha Mio yang dikemudikan Riko Sirait.

Akibat benturan tersebut, kedua pengendara terjatuh ke badan jalan. Pada saat bersamaan, sebuah truk bermuatan sayur kol bernomor polisi BK 8152 BY melaju dari arah belakang. Karena jarak yang sudah dekat, truk tersebut tidak dapat menghindari kedua pengendara sehingga menabrak dan melindas korban.

Kasat Lantas Polrestabes Medan, AKBP Sri Lestari Widodo, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan personel Satlantas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Setelah kedua pengendara terjatuh akibat bersenggolan, truk yang datang dari arah belakang menabrak korban. Saat ini seluruh rangkaian kejadian masih kami dalami melalui proses penyelidikan,” ujarnya.

Menurut AKBP Sri Lestari Widodo, petugas segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami kepadatan, mengevakuasi korban, serta mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.

“Korban pelajar meninggal dunia, sedangkan pengendara sepeda motor lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan medis. Sopir truk juga telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” katanya.

Ia menegaskan, penyidik kini tengah mengumpulkan keterangan para saksi, memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV), melakukan pemeriksaan teknis terhadap kendaraan yang terlibat, serta mendalami seluruh faktor yang berkaitan dengan penyebab kecelakaan.

“Seluruh proses penyelidikan dilakukan secara profesional, objektif, dan transparan agar kronologi kejadian dapat terungkap secara utuh,” tegasnya.

Satlantas Polrestabes Medan juga mengimbau masyarakat, khususnya pelajar, orang tua, dan seluruh pengguna jalan, agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kawasan sekolah.

“Kurangi kecepatan, patuhi rambu-rambu lalu lintas, gunakan perlengkapan keselamatan, dan selalu menjaga jarak aman dengan kendaraan besar seperti truk maupun bus,” imbaunya.

Kepolisian mengingatkan bahwa kawasan sekolah merupakan zona dengan aktivitas lalu lintas yang tinggi, terutama pada pagi dan siang hari, sehingga seluruh pengguna jalan diharapkan mengutamakan keselamatan dibandingkan kecepatan.

Sejumlah warga di sekitar lokasi mengaku terkejut mendengar benturan keras dan segera memberikan pertolongan awal sambil menghubungi petugas kepolisian serta ambulans. Namun, luka berat yang dialami korban menyebabkan nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat karena terjadi bertepatan dengan jam masuk sekolah, ketika arus kendaraan didominasi oleh pelajar, orang tua, dan kendaraan umum.

Satlantas Polrestabes Medan juga mengimbau agar pengendara tidak melakukan manuver secara tiba-tiba di dekat persimpangan maupun pintu masuk sekolah, serta memastikan kondisi lalu lintas di sekitar kendaraan sebelum berbelok. Pengemudi kendaraan berat diminta meningkatkan kewaspadaan dan menjaga jarak aman, khususnya di ruas jalan yang padat oleh pengguna sepeda motor.

Hingga berita ini diterbitkan, penyidik masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Kepolisian juga mengajak masyarakat yang mengetahui peristiwa tersebut atau memiliki rekaman kamera kendaraan (dashcam) agar menyerahkan informasi kepada penyidik guna membantu proses penyelidikan.

Tragedi ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, disiplin berkendara, serta sikap saling menghormati antar-pengguna jalan merupakan kunci utama dalam mencegah kecelakaan yang merenggut korban jiwa.

(Dodi Rikardo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini