Toyota Avanza Tertabrak Kereta Api di Sei Bamban, 1 Tewas dan 2 Luka-luka

0
22

Sergai | GeberNews.com — Kecelakaan maut terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu di Dusun V Peringgan, Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 16.45 WIB.

Kecelakaan tersebut melibatkan mobil minibus Toyota Avanza nomor registrasi B-2803-PZH dengan Kereta Api Penumpang Siantar Express. Dalam peristiwa itu, tiga orang menjadi korban, yakni dua orang mengalami luka-luka dan satu orang meninggal dunia.

Toyota Avanza tersebut dikemudikan Kevin Bryan dengan membawa dua orang penumpang. Saat kejadian, mobil datang dari Dusun V Peringgan menuju arah Desa Pon.

Setibanya di perlintasan sebidang tanpa palang pintu, mobil tersebut diduga tidak memperhatikan datangnya Kereta Api Siantar Express dari arah Tebing Tinggi menuju Medan.

Tabrakan tidak terhindarkan. Bagian samping kiri bodi Toyota Avanza bertabrakan dengan bagian depan samping kiri kereta api.

Akibat benturan keras tersebut, tiga orang yang berada di dalam mobil menjadi korban. Dua korban mengalami luka-luka, sementara satu korban dinyatakan meninggal dunia.

Para korban kemudian dievakuasi ke RSU Melati Desa Pon untuk mendapatkan penanganan. Sementara mobil Toyota Avanza yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi ke Pos Bamban.

Kasi Humas Polres Serdang Bedagai AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas antara Toyota Avanza dan Kereta Api Penumpang tersebut.

“Benar, telah terjadi laka lantas antara mobil minibus Toyota Avanza kontra dengan Kereta Api Penumpang,” ujar AKP Bringin Jaya.

Ia mengatakan, personel Satlantas Polres Serdang Bedagai masih melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga masih mengumpulkan informasi lengkap untuk mengetahui secara pasti penyebab dan kronologi kecelakaan.

AKP Bringin Jaya mengimbau masyarakat, terutama warga yang hendak melintasi atau menyeberangi jalur rel kereta api, agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kondisi sekitar benar-benar aman sebelum menyeberang.

“Pastikan benar-benar kondisi sekitar aman sebelum menyeberang jalur rel kereta api,” imbaunya.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang, khususnya perlintasan yang tidak dilengkapi palang pintu.

(Dodi R. Sembiring)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini