Medan / GeberNews.com – Kematian Genial Gavensi Gulo, seorang siswa calon prajurit TNI yang baru empat hari menjalani pendidikan di Rindam I/Bukit Barisan, menjadi sorotan. Peristiwa tersebut memunculkan pertanyaan dari pihak keluarga mengenai penyebab kematian korban dan mendorong Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Medan mendesak dilakukannya investigasi secara transparan.
Berdasarkan keterangan keluarga, jenazah Genial Gavensi Gulo tiba di rumah duka dengan kondisi terdapat memar pada tubuh serta bekas jahitan. Keluarga juga menyampaikan bahwa pihak yang mengantar jenazah menyebut korban diduga meninggal dunia akibat bunuh diri. Namun, menurut keluarga, penjelasan tersebut masih menyisakan sejumlah pertanyaan sehingga diperlukan penyelidikan lebih lanjut.
Menanggapi peristiwa itu, Bendahara Umum GMNI Kota Medan, Melinus Ndruru, meminta pihak Rindam I/Bukit Barisan dan Kodam I/Bukit Barisan memberikan penjelasan resmi kepada keluarga serta masyarakat.
“Genial Gavensi Gulo berangkat dengan cita-cita mengabdi kepada bangsa dan negara sebagai prajurit TNI. Namun baru empat hari mengikuti pendidikan, ia justru pulang dalam keadaan tidak bernyawa. Peristiwa ini harus diusut secara transparan, objektif, dan profesional agar penyebab kematiannya menjadi terang,” kata Melinus dalam keterangannya, Kamis (23/7/2026).
GMNI Kota Medan menegaskan bahwa setiap peserta pendidikan militer berhak memperoleh perlindungan hukum, keselamatan, dan perlakuan yang manusiawi. Organisasi tersebut menilai apabila dalam proses penyelidikan nantinya ditemukan adanya kelalaian, pelanggaran prosedur, maupun tindakan yang melanggar hukum, maka pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, GMNI meminta dugaan penyebab kematian yang telah disampaikan kepada keluarga dibuktikan melalui proses penyelidikan yang independen serta didukung hasil autopsi dan pemeriksaan forensik yang dilakukan secara transparan.
GMNI Kota Medan juga menyampaikan empat tuntutan, yakni meminta Kepala Rindam I/Bukit Barisan memberikan penjelasan resmi kepada keluarga dan masyarakat, mendesak Pangdam I/Bukit Barisan membentuk tim investigasi yang independen dan objektif, meminta dilaksanakannya autopsi serta pemeriksaan forensik secara transparan, dan mendesak agar setiap pihak yang terbukti lalai atau bertanggung jawab diproses sesuai hukum yang berlaku.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Rindam I/Bukit Barisan maupun Kodam I/Bukit Barisan terkait penyebab pasti meninggalnya Genial Gavensi Gulo maupun tindak lanjut atas peristiwa tersebut.
(Tim)







