Bobby Nasution Akhirnya Bela Banban Running Club, Setelah Sempat Sindir Keras Polemik Stadion Teladan

0
14

Medan | GeberNews.com – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution akhirnya angkat bicara dan memberikan pembelaan terhadap Banban Running Club yang sebelumnya menjadi sorotan publik setelah beraktivitas di lapangan Stadion Teladan Medan menjelang pelaksanaan Piala AFF U-19 2026.

Pernyataan Bobby tersebut menarik perhatian karena berbeda dengan respons awalnya yang sempat viral di media sosial. Saat video komunitas lari itu beredar, Bobby menuliskan komentar singkat yang dinilai sebagai bentuk kekecewaan terhadap aktivitas di stadion yang masih dalam tahap persiapan.

Kini, saat meninjau Stadion Teladan bersama Wali Kota Medan Rico Waas dan tim PSSI, Sabtu (30/5/2026), Bobby menegaskan bahwa komunitas lari tidak bisa sepenuhnya dijadikan pihak yang harus menanggung kesalahan dalam polemik tersebut.

“Tidak 100 persen salah komunitas lari. Jangan sampai antusiasme olahraga justru menimbulkan permusuhan.

Jangan perang lagi di media sosial, karena memang ada undangan dari panitia lokal,” ujar Bobby.

Meski demikian, Bobby mengakui terdapat kesalahan dalam peristiwa tersebut dan menyebut pihak yang bertanggung jawab telah diketahui.

Bahkan, ia meminta panitia lokal memberikan sanksi kepada pihak terkait.

Pernyataan itu memunculkan pertanyaan publik mengenai pihak yang memberikan akses hingga komunitas tersebut dapat memasuki area lapangan utama Stadion Teladan yang saat ini sedang dipersiapkan untuk menjadi salah satu venue pertandingan internasional.

Sebelumnya, Banban Running Club mengunggah video aktivitas mereka di lapangan Stadion Teladan dan mengaku mendapat kesempatan merasakan atmosfer stadion sebelum turnamen AFF U-19 digelar.

Video tersebut kemudian viral dan menuai kritik dari berbagai kalangan sebelum akhirnya dihapus dari media sosial.

Polemik semakin mencuat karena di waktu yang hampir bersamaan Pemerintah Kota Medan tengah melakukan berbagai persiapan intensif untuk memastikan Stadion Teladan siap digunakan pada ajang internasional tersebut. Bahkan, Wali Kota Medan Rico Waas bersama jajaran OPD turun langsung melakukan gotong royong membersihkan dan menata kawasan stadion.

Banyak warga menilai lapangan utama yang sedang menjalani perawatan seharusnya dijaga secara ketat dari aktivitas yang berpotensi mengganggu kualitas rumput dan kesiapan stadion menjelang turnamen.

Di tengah sorotan publik tersebut, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcikataru) Kota Medan, John Ester Lase, menjelaskan bahwa kegiatan komunitas lari tersebut berlangsung atas izin panitia pelaksana dan PSSI.

“Terkait kegiatan lari yang viral di media sosial, merupakan seizin panitia/PSSI dalam rangka menyongsong pelaksanaan pertandingan AFF U-19,” kata John.

Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan pihaknya tetap akan melakukan penelusuran terkait pihak yang memberikan akses ke Stadion Teladan. Langkah itu dilakukan untuk memastikan seluruh prosedur penggunaan fasilitas stadion dijalankan sesuai aturan yang berlaku.

Hingga kini, polemik tersebut masih menjadi perbincangan publik. Di satu sisi, komunitas lari dinilai hanya memenuhi undangan yang diberikan.

Namun di sisi lain, masyarakat juga menuntut adanya kejelasan mengenai pihak yang memberikan izin sehingga aktivitas di lapangan utama Stadion Teladan bisa terjadi di tengah masa persiapan menuju Piala AFF U-19 2026.

(Abd. Halim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini