Feri Candra: Jangan Tunggu Rumah Terendam! Parit Harus Dibersihkan Minggu Ini

0
525

Medan | GeberNews.com — Genangan air yang terus menghantui warga setiap musim hujan bukan sekadar gangguan, tapi ancaman nyata bagi kesehatan. Melihat kondisi tersebut, Feri Candra, Wakil Sekretaris TKN Kompas Nusantara Bidang Pengembangan DPP, langsung turun tangan. Ia menggerakkan aksi gotong royong massal bersama warga di Jalan Bromo, Gang Bunda 1, Lingkungan XX, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai.

Aksi bersih-bersih saluran air itu akan dimulai pada Minggu pagi, 13 Juli 2025, menyasar parit-parit yang sudah lama tak berfungsi dan jadi pemicu banjir.

“Jangan tunggu air masuk ke rumah baru heboh. Ini soal tanggung jawab kita terhadap lingkungan. Bergerak sekarang, atau terima dampaknya,” tegas Feri Candra saat meninjau langsung lokasi genangan, Senin (8/7/2025).

Feri menyoroti bahwa banjir tak semata karena hujan deras, tapi juga akibat minimnya kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.

“Parit yang mampet itu ladang penyakit. Nyamuk bersarang, malaria datang. Kulit gatal-gatal, anak-anak sakit. Kita gak bisa lagi diam,” ujarnya tegas.

Ia meminta agar gotong royong tidak hanya jadi formalitas saat ada bencana, tapi menjadi gerakan rutin warga kota.

“Kepling tak bisa kerja sendiri. Warga juga harus turun tangan. Parit depan rumah itu tanggung jawab bersama. Hentikan buang sampah sembarangan, itu akar masalah sebenarnya,” tandasnya.

Feri juga menaruh harapan besar pada peran Kepling Jalan Bromo, Kepling Gang Bunda 1, serta Kepling Rico, untuk menjadi motor penggerak lapangan.

“Saya tahu Kepling Rico aktif dan peduli. Sekarang waktunya bersatu. Kita bikin gerakan ini nyata,” tambahnya.

Warga setempat pun menyambut ajakan ini. Mar, ibu rumah tangga di Gang Bunda 1, menyebut parit di lingkungannya sudah lama tak berfungsi.

“Hujan sebentar aja air udah masuk rumah. Gimana kalau hujan seharian? Bisa tenggelam isi rumah,” keluhnya.

Kepling Rico, saat dikonfirmasi GeberNews.com, menyatakan dukungan penuhnya.

“Semangat Pak Feri luar biasa. Kita sudah komunikasikan ke warga. Fokus kita bersihkan titik rawan banjir dan parit yang tak mengalir,” ucapnya.

Feri juga mendesak Lurah Kelurahan Binjai dan Camat Medan Denai agar tidak hanya menonton, tetapi hadir dan ikut kerja di lapangan.

“Jangan tunggu laporan. Turun langsung. Tunjukkan kepedulian dari atas ke bawah. Ini rumah kita semua,” katanya.

Menutup pernyataannya, Feri kembali menekankan bahwa gotong royong adalah kekuatan bangsa yang tak boleh luntur.

“Kalau kita bersatu, kita bisa lawan banjir, cegah penyakit, dan wujudkan lingkungan yang sehat. Jangan wariskan genangan dan kotoran ke anak cucu. Ayo kita bergerak!” pungkasnya penuh semangat.

(Dodi Rikardo Sembiring)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini