Fery Candra: Kompas Nusantara Harus Jadi Kekuatan Nyata di Tengah Rakyat

0
429

Medan | GeberNews.com — TKN Kompas Nusantara terus memantapkan diri sebagai organisasi yang tak hanya besar dalam struktur, tetapi juga kuat dalam kerja nyata. Hal itu ditegaskan Wakil Sekretaris Bidang Pengembangan DPP TKN Kompas Nusantara, Fery Candra dalam wawancara khusus bersama GeberNews.com pada Sabtu, 5 Juli 2025 di Kantor Sekretariat TKN Kompas Nusantara Jalan Prof. H.M. Yamin, S.H., Medan.

Fery menyampaikan bahwa pengembangan organisasi ke depan harus dibangun dengan pendekatan partisipatif dan menyentuh langsung denyut kehidupan masyarakat. Menurutnya, tantangan zaman menuntut setiap organisasi untuk tidak sekadar hadir dalam wacana, tetapi juga mampu memberi manfaat konkret bagi rakyat.

Kompas Nusantara, lanjutnya, harus menjadi gerakan yang membumi, bukan elitis. Organisasi ini dibentuk bukan hanya untuk mengisi ruang politik, tetapi untuk menjadi kekuatan sosial yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Kami ingin membangun organisasi yang tidak hanya hadir saat momentum politik. Kompas Nusantara harus hidup di tengah rakyat, menyatu dengan kebutuhan mereka, dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang ada.

Perkuat Jaringan dari Pusat hingga Desa

Saat ini, DPP TKN Kompas Nusantara tengah melakukan konsolidasi menyeluruh untuk memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat desa. Fery menyebut bahwa prioritas pengembangan ditujukan pada pembentukan kepengurusan daerah yang aktif dan produktif.

Kami tidak ingin hanya kuat di pusat. Struktur daerah harus menjadi penggerak utama di lapangan. Setiap DPD dan DPC harus hidup, bergerak, dan punya peran nyata dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya pembekalan visi-misi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam setiap pembentukan struktur, agar tidak hanya menjadi simbol administratif belaka.

Kaderisasi Jadi Kunci Masa Depan

Pembentukan kader menjadi agenda penting lainnya. Fery menjelaskan bahwa Kompas Nusantara telah menyiapkan kurikulum pelatihan kader yang fokus pada pendidikan politik kebangsaan, etika publik, serta manajemen organisasi modern.

Kami tidak ingin hanya mencetak kader yang loyal, tapi juga cerdas, berintegritas, dan punya empati terhadap masyarakat. Mereka harus mampu menjadi agen perubahan di wilayah masing-masing.

Ia menegaskan, kekuatan organisasi di masa depan sangat ditentukan oleh kualitas kader, bukan kuantitas.

Gerakan Sosial dan Ekonomi Jadi Fokus Utama

Kompas Nusantara, kata Fery, juga menaruh perhatian besar pada bidang sosial dan ekonomi. Sejumlah inisiatif kolaboratif tengah dibangun dengan lembaga pelatihan, koperasi, dan tokoh-tokoh lokal untuk menjembatani kebutuhan masyarakat dengan akses pemberdayaan yang tepat.

Kami ingin hadir di tengah mereka yang paling membutuhkan — pelaku UMKM, petani, nelayan, hingga generasi muda produktif. Mereka selama ini banyak yang belum terjangkau oleh program-program strategis pemerintah.

Ia berharap setiap struktur daerah mampu menginisiasi program berbasis potensi lokal dengan prinsip kemandirian, keberlanjutan, dan dampak nyata bagi masyarakat.

Bekerja Nyata, Bukan Sekadar Retorika

Fery mengajak seluruh jajaran Kompas Nusantara untuk meninggalkan pola lama organisasi yang hanya berputar pada rapat dan seremonial. Menurutnya, masyarakat hari ini membutuhkan kerja nyata, bukan janji atau simbol.

Masyarakat tidak sedang menunggu janji. Mereka menanti aksi. Kompas Nusantara harus menjawab itu dengan gerakan konkret yang dirasakan langsung oleh rakyat.

Dengan semangat gotong royong dan kepemimpinan kolektif, Fery optimistis TKN Kompas Nusantara akan tumbuh sebagai kekuatan alternatif yang membawa harapan baru. Ia menyebut, inilah saat terbaik bagi organisasi untuk menegaskan diri sebagai pelopor perubahan yang membumi dan berkarakter.

(Dodi Rikardo Sembiring)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini