Kadus Klumpang Kebun Diduga Diperas, Camat Hamparan Perak Turunkan Tim PMD Selidiki Dugaan Pungli

0
100

Deli Serdang | GeberNews.com – Aroma dugaan pungutan liar kembali menyeruak dari tubuh Pemerintah Desa Klumpang Kebun, Kecamatan Hamparan Perak. Informasi yang beredar di kalangan wartawan menyebutkan, belasan kepala dusun (kadus) mengaku dimintai uang oleh seorang oknum yang disebut-sebut sebagai “orang dekat” Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan (Aci), sekaligus tangan kanan Pj Kades Klumpang Kebun, Aidil Fikri.

Dari keterangan yang dihimpun, aksi dugaan pemerasan ini bermula setelah banjir besar menerjang Desa Klumpang Kebun pada 27 November 2025 lalu. Para kadus dipanggil dan ditegur atas dugaan ketidaktanggapan mereka dalam penanganan bencana. Teguran itu kemudian berubah menjadi momok—ketika muncul sosok bernama Wendi, yang disebut sebagai penghubung kuat Pj Kades Aidil Fikri dan diduga kerap menekan para kadus.

Beberapa kadus yang enggan identitasnya dipublikasi mengungkapkan, Wendi meminta setoran uang dengan nilai bervariasi, mulai dari Rp700 ribu hingga Rp2,5 juta per orang. Bahkan, mereka mengaku diancam akan dicopot dari jabatan jika tidak menyanggupi permintaan tersebut.

“Power dia (Wendi) luar biasa, Bang. Kalah power Pj Kades. Dia ngaku anak main Aidil Fikri dan orang dekat Pak Aci. Kalau mau aman, ya setor. Kami saja gaji cuma Rp2,3 juta sebulan. Ada kawan yang sampai berhutang demi memenuhi permintaan itu,” ujar salah satu kadus, menirukan ucapan yang pernah didengarnya.

Para kadus juga menilai, sejak Aidil Fikri menjabat sebagai Pj Kades yang disebut-sebut diusulkan Wendi lewat kedekatannya dengan Bupati, situasi di desa menjadi penuh tekanan. Suasana kekeluargaan yang selama bertahun-tahun terjaga, kini berubah menjadi lingkungan kerja yang dipenuhi rasa takut dan intimidasi.

“Kami bekerja dalam tekanan. Masyarakat pun resah. Dulu kami kompak, guyub, sekarang semuanya tegang,” ujar para kadus dengan raut kecewa.

Mendengar informasi tersebut, Camat Hamparan Perak, M. Guntur Endar Bumi Nasution, langsung merespons tegas. Ia memastikan akan mengerahkan Tim Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) untuk menelusuri kebenaran dugaan pungli yang menyeret nama perangkat desa.

“Saya baru dapat kabar. Terima kasih informasinya, Bang. Besok, hari Kamis, saya turunkan Tim PMD ke Kantor Desa Klumpang Kebun untuk mencari tahu kebenaran informasi itu. Nanti saya kabarkan perkembangan selanjutnya,” tegas Camat Guntur saat dikonfirmasi wartawan, Rabu malam (10/12/2025).

Para kadus yang merasa menjadi korban berharap Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan segera turun tangan. Mereka meminta perlindungan dari tindakan semena-mena yang dilakukan oknum yang mengatasnamakan kedekatan dengan bupati.

“Tolong kami, Pak Bupati. Kami hanya ingin bekerja sesuai aturan dan tetap mengabdi. Kami mohon bapak bertindak tegas atas oknum yang menciptakan keresahan dan menekan kami,” pinta seorang kadus.

Kasus dugaan pungli ini kini menjadi sorotan publik, dan masyarakat menantikan tindakan tegas Pemerintah Kabupaten Deli Serdang untuk membersihkan praktik penyalahgunaan wewenang di tingkat desa.

(Tim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini