Pemprov Kaltara Raih Anugerah KPI 2025: Bukti Komitmen Jaga Kedaulatan Penyiaran di Wilayah Perbatasan

0
95

Jakarta | GeberNews.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara kembali menorehkan prestasi nasional bergengsi setelah berhasil meraih Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) 2025. Penghargaan ini menjadi pengakuan resmi atas peran aktif Pemprov Kaltara dalam memperkuat ekosistem penyiaran, khususnya di wilayah perbatasan yang memiliki tantangan strategis terkait akses dan kedaulatan informasi.

Anugerah bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Ketua KPI Pusat, Ubaidillah, kepada Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, SE, M.Si, yang hadir mewakili Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum. Acara penganugerahan berlangsung megah di Nusantara Ballroom, NT Tower, Jakarta, pada Rabu malam, 10 Desember 2025.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dorongan proaktif Pemprov Kaltara dalam memfasilitasi pendirian Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID), terutama di daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. Langkah ini dinilai sebagai strategi penting untuk menjaga kualitas ruang siaran dan melindungi masyarakat dari penetrasi informasi asing yang semakin masif.

Dalam sambutannya, Wagub Ingkong Ala mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi mendalam kepada seluruh OPD dan masyarakat Kaltara yang telah berkontribusi dalam mewujudkan capaian tersebut.

“Atas nama segenap jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, saya menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas kehormatan yang diberikan melalui Anugerah KPI 2025. Penghargaan ini merupakan bukti kolaborasi kolektif yang berjalan efektif,” ujar Wagub dengan bangga.

Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukanlah puncak, tetapi pemantik semangat untuk memperkuat tata kelola penyiaran di Kaltara. Menurutnya, kehadiran KPID memiliki arti penting bagi daerah perbatasan yang rentan terhadap arus siaran asing. Oleh karena itu, Pemprov Kaltara akan terus mendorong terciptanya konten penyiaran yang berkualitas, nasionalis, dan edukatif.

Wagub Ingkong juga menyoroti bahwa pembentukan KPID merupakan kebutuhan mendesak karena tingginya penetrasi siaran dari negara tetangga. “KPID Kaltara akan menjadi garda terdepan dalam menjaga ruang siaran kita, memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar, sehat, dan berimbang,” tegasnya.

Menutup sambutan, Wagub menyampaikan keyakinannya bahwa penghargaan ini adalah langkah awal menuju penyiaran yang lebih kuat dan berdaulat. “Saya optimistis KPID Kaltara akan memberikan kontribusi besar bagi masyarakat, khususnya dalam memastikan informasi yang mereka terima berkualitas dan mencerdaskan,” tutupnya.

(Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini