
DELI SERDANG| Gebernews.com -Minggu, 1 November 2026 menjadi hari yang penuh semangat dan kebanggaan bagi dunia sepak bola usia dini di Sumatera Utara. Gerakan Bola Indonesia Emas (GBIE) sukses menggelar GBIE Cup Championship Kategori U-12 (Tahun Lahir 2014–2015) di Lapangan Sepak Bola Portis, Saentis, Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Kompetisi ini mempertemukan 34 klub sepak bola Sekolah Dasar dengan peserta berusia 12–13 tahun dari berbagai daerah di Provinsi Sumatera Utara.
Kehadiran Tokoh dan Sambutan Ketua Umum. Acara berlangsung khidmat dan meriah dengan kehadiran jajaran pengurus serta tokoh masyarakat setempat: Budi Antoni Sinaga (Ketua Umum), Ananda Alatif (Sekretaris Umum), Aspiadi Nasution (Dewan Pengawas), Iqbal Ompong (Panglima Satgas DPP GPIE), Syahbani (Ketua Panitia Pelaksana), Irwan Sinaga (Ketua Satgas DPC GPIE Deli Serdang), tokoh masyarakat, Muspika, serta seluruh pengurus Gerakan Pemuda Indonesia Emas DPP (GPIE).
Dalam sambutannya, Ketua Umum GPIE, Budi Antoni Sinaga, menyampaikan pesan yang penuh harapan dan dedikasi:
> “Hadirin yang berbahagia, Gerakan Pemuda Indonesia Emas hadir bukan sekadar untuk menggelar pertandingan. Kami hadir untuk menanamkan mimpi. Di setiap langkah kaki anak-anak kita di atas rumput hijau ini, tersimpan harapan besar: bahwa masa depan bangsa kita ada di tangan generasi yang kuat, disiplin, dan memiliki karakter mulia.
> Kepada anak-anakku sekalian yang bertanding hari ini: Jangan takut bermimpi tinggi. Jangan ragu berjuang habis-habisan. Ingatlah, kemenangan bukan hanya soal siapa yang berdiri paling tinggi di podium. Kemenangan sejati adalah ketika kamu bangga telah memberikan yang terbaik, tetap jujur dalam bermain, dan tetap menghormati lawan.
> Dedikasi itu bukan kata-kata kosong. Dedikasi adalah bangun lebih awal untuk berlatih, tetap tersenyum meski lelah, dan tidak pernah menyerah — sekalipun keadaan sulit. Itulah nilai yang ingin kami tanamkan di sini. Kami ingin melihat kalian tumbuh bukan hanya menjadi pesepak bola yang hebat, tetapi juga menjadi manusia yang luar biasa bagi keluarga, masyarakat, dan negara kita.
> Kita berdiri di sini sebagai satu keluarga. Perbedaan warna jersey tidak memisahkan kita — kita semua adalah Indonesia Emas. Selamat bertanding, anak-anakku. Tunjukkan semangatmu, tunjukkan bakatmu, dan yang terpenting — tunjukkan hatimu. Berjuanglah dengan sportivitas, berprestasilah dengan kerendahan hati. Majulah GPIE, Majulah Pemuda Indonesia! Bersama Kita Bisa, Bersama Kita Emas!”
Standar Penyelenggaraan yang Ketat dan Berkualitas. Panitia menerapkan standar yang tinggi demi menjamin keadilan dan kelayakan peserta:
– Format Permainan: 8 vs 8, Durasi: 2 × 10 menit, Jumlah Pemain/Tim: 14 orang, Registrasi: Verifikasi Ketat: Setiap pemain WAJIB menunjukkan dokumen asli — Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, serta Ijazah/Rapor. Pemain yang tidak dapat menunjukkan data asli tidak diperbolehkan bertanding. Hal ini menjamin keadilan dan kejujuran kompetisi dari awal hingga akhir.
34 Tim Bersaing dengan Semangat Tinggi. Kompetisi ini diikuti oleh tim-tim terbaik dari berbagai wilayah:
1. GBIE FC
2. Senopati Portis A
3. Asasin FC A
4. Putra Dua
5. Tunas Muda Medan A
6. Tunas Muda Medan B
7. Hartap
8. Bina Sentra Sumut
9. Putra Karya
10. Patriot A
11. Mabar Putra A
12. PTP A
13. PTP B
14. Persido
15. Patriot B
16. Sinar Pagi
17. Almer
18. Bina Setia
19. Bina Rasya Jr
20. Bina Taruna Jr
21. Mabar Putra B
22. Mayang Putra A
23. Raksaka Muda
24. Senopati B
25. Sinar Belawan A
26. Sinar Belawan B
27. Satria Porta
28. ASPI B
29. Bintang Medsen
30. Garuda Deli Sampali
31. Mayang Putra B
32. Asasin FC B
33. Bina Muda
34. Postab
Hasil Akhir — Semangat Juara, Sportivitas yang Menginspirasi. Setelah pertandingan yang berlangsung sengit namun penuh persahabatan, berikut hasil yang membanggakan:
JUARA 1 — Akademi Asasin Piala + Medali + Tabanas
JUARA 2 — SSB Tunas Muda
Piala + Medali + Tabanas
JUARA 3 (BERSAMA)
SSB Bina Sentra Sumut dan SSB Patriot Masing-masing: Piala + Medali + Tabanas/+ Tabanas
Keberhasilan GBIE Cup Championship ini membuktikan bahwa di tangan anak-anak muda, sepak bola bukan sekadar olahraga — melainkan sarana membangun karakter, kedisiplinan, persaudaraan, dan kejujuran. Semoga ke depan semakin banyak bibit unggul lahir dari Sumatera Utara, membawa nama daerah dan bangsa di kancah sepak bola nasional maupun internasional.
Selamat kepada seluruh pemenang, dan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi! Semangat kebersamaanlah yang sebenarnya membuat kita semua menjadi juara.
(Adel)









