
Medan | GeberNews.com – Sungguh miris nasib warga Kelurahan Cinta Damai, terutama yang tinggal di kawasan pinggir rel. Baru saja selamat dari banjir parah, mereka kembali diuji dengan pengalaman yang tak kalah menyedihkan: menerima nasi bungkus yang sudah basi sebagai bantuan.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (2/12/2025) saat pembagian bantuan makanan bagi warga terdampak banjir. Lurah Cinta Damai, Syena Christy Septiana Siregar, bersama stafnya membagikan nasi bungkus kepada warga. Namun, bukannya merasa terbantu, warga justru mengeluhkan bahwa bantuan tersebut sudah tidak layak konsumsi.
Saat dikonfirmasi, Lurah Syena Christy mengaku tidak mengetahui kondisi makanan tersebut dan menyebut bahwa pihak kelurahan hanya mendistribusikan bantuan yang berasal dari penyumbang.
“Kalau itu basi, maafkan ya pak,” ujar Lurah Cinta Damai Syena Christy Septiana Siregar, Kamis (4/12/2025).
Namun, ketika ditanya lebih jauh mengenai pengawasan kualitas bantuan, Lurah memilih memutus sambungan telepon wartawan tanpa penjelasan tambahan.
Warga yang terdampak banjir mengungkapkan kekecewaan mendalam. Menurut mereka, dalam kondisi sulit seperti sekarang, perhatian pemerintah seharusnya lebih serius dan tidak memberikan bantuan yang justru membahayakan.
Di sisi lain, pemerintah daerah bersama TNI, Polri, serta berbagai organisasi nirlaba tetap menyalurkan ribuan nasi bungkus dan bantuan pangan yang layak konsumsi di berbagai wilayah terdampak banjir, termasuk di Medan, Sumatera Utara, dan daerah lainnya.
(Red)








