Polantas Menyapa di Terminal Truck Teluk Bayur, Ditlantas Polda Sumbar Gaungkan Keselamatan Jalan Lewat Pendekatan Persuasif

0
17

GeberNews.com | Padang – Suasana di kawasan Terminal Truck Teluk Bayur, Pelindo, tampak berbeda dari biasanya. Di tengah aktivitas logistik yang padat, jajaran Subdit Gakkum Ditlantas Polda Sumatera Barat menggelar kegiatan bertajuk “Polantas Menyapa” yang berlangsung hangat dan penuh keakraban.

Kegiatan yang digelar pada Hari Minggu, 26 April 2026 tersebut menjadi wujud nyata pendekatan persuasif yang terus didorong Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Polisi hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat.

Di lokasi kegiatan, para sopir truk terlihat duduk santai bersama personel kepolisian. Tanpa sekat formalitas, dialog berlangsung terbuka membahas berbagai persoalan di lapangan, mulai dari keselamatan berkendara, kondisi jalan, hingga tantangan yang dihadapi para pengemudi setiap hari.

Melalui program ini, para sopir diberikan edukasi pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi kendaraan, serta mengutamakan keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya. Penyampaian dilakukan dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami dan diterima.

Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, menegaskan bahwa kehadiran polisi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin para pengemudi merasakan bahwa polisi lalu lintas hadir sebagai sahabat, pelindung, dan mitra dalam menjaga keselamatan bersama. Pendekatan humanis akan terus kami kedepankan,” ujarnya.

Selain memberikan imbauan, personel juga menyerap langsung aspirasi para sopir, seperti keluhan terkait jalan rusak, beban kerja, hingga titik-titik rawan kemacetan. Pendekatan dua arah ini dinilai efektif dalam membangun kepercayaan publik terhadap kepolisian.
Menurutnya, membangun budaya tertib berlalu lintas tidak cukup hanya dengan penindakan, tetapi juga membutuhkan edukasi dan komunikasi yang berkelanjutan.

“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama. Kami ingin kesadaran itu tumbuh dari dalam diri masyarakat, bukan karena takut sanksi,” tambahnya.

Suasana semakin cair ketika petugas dan sopir truk bercengkerama sambil menikmati minuman bersama. Interaksi santai tersebut menciptakan kedekatan emosional yang memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat.

Program Polantas Menyapa menjadi bukti bahwa penegakan hukum tidak selalu identik dengan tindakan represif. Edukasi dan pendekatan humanis justru menjadi fondasi penting dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib.

Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Sumbar kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan semakin dekat dengan masyarakat.

(Dodi Rikardo Sembiring)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini