GeberNews.com | Padang — Penanganan kasus tabrakan beruntun di Jalan Padang Besi, Kota Padang, dilakukan secara serius dan berbasis teknologi modern. Subdirektorat Penegakan Hukum (Subdit Gakkum) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat turun langsung melakukan peninjauan sekaligus pengolahan Tempat Kejadian Perkara (TKP), Senin (11/5/2026).
Dalam proses penyelidikan, tim penyidik menggunakan perangkat teknologi canggih berupa alat ukur elektronik tipe LEICA dan TAA guna memperoleh data yang akurat dan detail terkait kecelakaan tersebut. Penggunaan alat modern itu dilakukan untuk mengukur posisi kendaraan, jarak benturan, pola tabrakan, hingga merekam kondisi lokasi kejadian secara presisi.
Langkah ini dilakukan untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi kecelakaan, faktor penyebab utama, hingga kemungkinan adanya unsur kelalaian yang berujung pada penentuan tanggung jawab hukum.
Ditlantas Polda Sumbar menegaskan bahwa penanganan kecelakaan lalu lintas tidak sekadar fokus pada penindakan semata, melainkan juga menyasar akar persoalan demi meningkatkan sistem keselamatan jalan raya di masa mendatang.
“Penanganan secara presisi dan profesional ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan yang transparan, akuntabel, dan berbasis data akurat demi terciptanya keamanan serta keselamatan masyarakat pengguna jalan,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi Ditlantas Polda Sumbar.
Selain sebagai bagian dari proses penyidikan, kegiatan olah TKP ini juga menjadi langkah strategis untuk memetakan titik rawan kecelakaan di wilayah Sumatera Barat.
Hasil analisa nantinya akan dijadikan bahan evaluasi guna menyusun langkah pencegahan yang lebih efektif, baik melalui rekayasa lalu lintas, peningkatan pengawasan, maupun edukasi kepada masyarakat.
Ditlantas Polda Sumbar juga kembali mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara. Semangat “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan Untuk Kemanusiaan” terus digaungkan sebagai upaya menekan angka kecelakaan di jalan raya.
(Dodi R. Sembiring)







