Berangkat demi Nama Sumut, Bukan karena Dana: Pegiat Olahraga Terpaksa Biayai Diri Sendiri ke FORNAS 2025

0
243

Medan | GeberNews.com — Di tengah semangat menjunjung nama daerah, kontingen pegiat olahraga asal Sumatera Utara yang hendak berlaga di ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII 2025 di Nusa Tenggara Barat justru dihadapkan pada kenyataan pahit: dana hibah dari Pemprovsu tak kunjung cair.

Alih-alih mendapat dukungan maksimal dari pemerintah daerah, mereka justru harus merogoh kocek pribadi untuk bisa berangkat, hanya demi mengibarkan bendera Sumut di pentas olahraga nasional.

Gagal Temui Gubernur, Delegasi Beralih ke Kadispora

Sejumlah perwakilan dari berbagai Induk Organisasi Olahraga (INORGA) berinisiatif menemui Gubernur Sumut, Bobby Nasution, Jumat pagi (25/7/2025), namun karena yang bersangkutan sedang berada di luar, mereka dialihkan ke Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumut, M. Mahfullah Pratama Daulay, S.STP., MAP.

Dalam pertemuan singkat usai salat Jumat, Kadispora menawarkan solusi sementara: kontingen tetap berangkat dengan biaya pribadi, dan bila kelak dana hibah disahkan, akan ada proses penggantian.

“Pak Kadis menyampaikan agar kami tetap berangkat. Untuk biaya yang sudah dikeluarkan, akan diusahakan penggantiannya setelah proses hibah selesai dan ditandatangani Gubernur,” jelas Zack Marsaf, pegiat dari INORGA Beladiri Kempo Indonesia (BKI).

Kritik Tajam untuk KORMI Sumut

Kondisi ini memantik kekecewaan terhadap Ketua KORMI Sumut, H. Baharuddin Siagian, yang dinilai tidak menunjukkan kepemimpinan sigap. Para pegiat menyayangkan lambatnya komunikasi dan koordinasi, yang mengakibatkan kekisruhan soal pendanaan menjelang keberangkatan.

“Ini bukan kegiatan mendadak. Sudah terjadwal nasional. Jika sejak awal dikoordinasikan dengan benar ke Gubernur dan OPD terkait, pasti bisa diantisipasi,” ujar seorang pengurus INORGA.

Harapan Tetap Menyala di Tengah Ketidakpastian

Kendati tanpa jaminan finansial, para pegiat memilih tetap berangkat, mengedepankan semangat sportivitas dan cinta daerah. FORNAS 2025 tak hanya jadi ajang kompetisi, tetapi juga simbol keteguhan hati para relawan olahraga.

“Ini perjuangan moral. Bukan sekadar soal dana, tapi soal bagaimana Sumut tetap hadir dan bersinar di pentas nasional,” tutup Zack dengan nada tegas.

Sementara itu, sebagian besar INORGA telah lebih dahulu membayar tiket dan akomodasi dengan uang pribadi, berharap janji penggantian benar-benar ditepati setelah mereka kembali dari NTB.

(Lentini Krisna Prananta)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini