Colorful Medan Night Carnival 2025: Wajah Persatuan Indonesia Ditampilkan di Jantung Kota Medan

0
438

Medan | GeberNews.com — Kota Medan kembali menjadi panggung megah bagi harmoni budaya Nusantara lewat Colorful Medan Night Carnival 2025 yang digelar Sabtu malam (5/7/2025), sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi ke-435 Kota Medan. Ribuan pasang mata tak lepas dari parade spektakuler yang menyajikan kemegahan kostum karnaval, kesenian multietnis, dan simbol-simbol persatuan budaya dari seluruh penjuru Indonesia.

Dari Jalan Ahmad Yani (Kesawan) hingga Balai Kota, lautan manusia menyambut arak-arakan kebudayaan yang begitu meriah. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dan Ketua TP PKK, Ny. Airin Rico Waas, tampil elegan dengan busana adat Melayu warna krem, menambah aura kebanggaan akan akar budaya lokal.

Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap bersama sang istri, Ny. Martinijal Zakiyuddin, juga hadir dalam balutan pakaian adat Mandailing. Keduanya turut menjadi simbol bahwa keberagaman di Kota Medan bukan sekadar slogan, melainkan realitas hidup yang dijunjung tinggi.

Karnaval Budaya: Ketika Keberagaman Menjadi Sumber Kekuatan

Karnaval dibuka dengan pertunjukan marching band, disusul parade kostum budaya dari berbagai komunitas. Kreativitas luar biasa tampak dari desain kostum yang menggambarkan kearifan lokal serta kekayaan etnik yang ada di Kota Medan dan sekitarnya.

Kendaraan hias bertema HUT Kota Medan ke-435 melintasi rute karnaval, menyuguhkan ornamen Melayu yang berkelas. Sorak sorai warga pecah ketika kontingen budaya dari Kabupaten Langkat, Deliserdang, Labuhanbatu, Toba, dan Bireuen turut memamerkan seni budaya khas daerah mereka.

Tidak hanya itu, komunitas Reog Ponorogo, tarian Tor-tor Sigale-gale, atraksi Barongsai, hingga kelompok hobi dan kreatif juga tampil maksimal. Kota Medan benar-benar menjelma menjadi panggung Nusantara dalam satu malam.

21 Kecamatan Tampilkan Wajah Sejati Medan: Kota Multikultural yang Rukun

Semua 21 kecamatan di Kota Medan turut berpartisipasi dengan mengenakan pakaian adat berbagai etnis: Batak, Melayu, Minang, Jawa, India, Tionghoa, Arab, dan lainnya. Parade ini menjadi representasi kuat bahwa Medan bukan hanya kota besar, tapi ibu kota keberagaman yang hidup dan harmonis.

Wali Kota Rico Waas: “Budaya Adalah Nafas Kota Medan”

Dalam sambutannya, Wali Kota Medan Rico Waas menyampaikan kebanggaannya atas suksesnya penyelenggaraan karnaval budaya yang mampu mempersatukan banyak elemen masyarakat.

“Alhamdulillah, malam ini kita menyaksikan betapa kayanya budaya Kota Medan. Dari Melayu, Jawa, Batak, Minang, hingga Arab, Tionghoa, dan India — semuanya berpadu dalam satu panggung. Inilah kekuatan Medan, inilah wajah Indonesia,” ujar Rico disambut riuh tepuk tangan.

Ia juga menegaskan pentingnya melestarikan budaya sebagai identitas daerah. Karnaval ini, katanya, bukan hanya hiburan, tetapi juga wujud nyata perlawanan terhadap lunturnya nilai budaya di tengah arus globalisasi.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan. Medan ini milik kita semua. Saya juga mengajak seluruh jajaran Pemko Medan untuk bergandeng tangan. Kita harus berjalan bersama demi masa depan yang lebih baik,” tandasnya.

Dihadiri Tokoh-Tokoh Daerah dan Perwakilan Internasional

Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen, Wakil Ketua DPRD Zulkarnain, Sekda Wiriya Alrahman, Ketua Dharma Wanita Ny. Ismiralda Wiriya Alrahman, para Konjen negara sahabat, unsur Forkopimda, serta para pimpinan OPD Pemko Medan.

Colorful Medan Night Carnival 2025 bukan sekadar parade budaya — ia adalah panggung kebanggaan, pengakuan atas kekayaan budaya bangsa, dan pesan kuat bahwa Kota Medan siap menunjukkan wajah terbaiknya ke dunia.

(Dodi Rikardo | GeberNews.com)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini