Apresiasi Polda Sumut Raih Nugraha Sakanti, Adi Warman Lubis: Berantas Narkoba Jangan Setengah Hati, Cabut Akarnya Demi Selamatkan Generasi Bangsa

0
234

Medan | GeberNews.com – Ketua Umum DPP TKN Kompas Nusantara, Adi Warman Lubis, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Polda Sumatera Utara meraih Penghargaan Nugraha Sakanti dari Presiden Republik Indonesia pada momentum Hari Bhayangkara ke-80.

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi bukti nyata atas dedikasi dan kinerja jajaran Polda Sumut dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Namun di balik apresiasi tersebut, Adi berharap penghargaan yang diraih dapat menjadi motivasi untuk semakin meningkatkan kinerja kepolisian, khususnya dalam memberantas berbagai penyakit masyarakat yang hingga kini masih menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa.

Menurutnya, penanganan narkoba, judi online, begal, prostitusi, serta berbagai bentuk penyakit masyarakat lainnya harus menjadi prioritas utama aparat penegak hukum karena dampaknya sangat besar terhadap kehidupan sosial dan keberlangsungan generasi penerus bangsa.

“Berharap ke depan penanganan narkoba, judi online, begal, prostitusi, dan penyakit masyarakat lainnya harus lebih diprioritaskan karena bahaya tersebut sangat berdampak terhadap kelangsungan generasi penerus bangsa kita. Terutama narkoba, penanganannya harus benar-benar serius sampai ke akarnya. Jangan hanya ranting yang dipotong, tetapi akarnya yang harus dicabut. Kalau hanya rantingnya dipotong, justru akan semakin subur tunas yang muncul,” tegas Adi Warman Lubis.

Ia menilai keberhasilan Polda Sumut meraih Nugraha Sakanti merupakan modal besar untuk terus meningkatkan keberanian dalam membongkar jaringan kejahatan, terutama peredaran narkotika yang dinilai telah merusak masa depan anak-anak bangsa.

Adi mengibaratkan pemberantasan narkoba seperti menebang pohon. Menurutnya, jika yang ditindak hanya pelaku kecil di lapangan, maka jaringan besar yang menjadi pengendali akan tetap tumbuh dan terus melahirkan korban baru.

“Artinya, kalau hanya pelaku kecil yang diamankan, maka akan semakin banyak anak-anak bangsa yang menjadi korban. Penanganan terhadap penyalahgunaan narkoba harus benar-benar sesuai prosedur, tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa perang melawan narkoba harus dilakukan secara menyeluruh dengan membongkar jaringan hingga ke tingkat bandar, pemasok, maupun aktor intelektual yang mengendalikan peredaran barang haram tersebut.

Selain itu, Adi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung langkah aparat penegak hukum dalam memberantas narkoba dan berbagai penyakit masyarakat lainnya.

Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat luas menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari kejahatan.

Ia berharap, penghargaan Nugraha Sakanti yang diraih Polda Sumut tidak hanya menjadi simbol prestasi, tetapi juga menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan ketegasan dalam menindak seluruh bentuk kejahatan yang mengancam keamanan serta masa depan generasi Indonesia.

(Dodi Rikardo Sembiring)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini