

Pinrang | GeberNews.com – Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Pinrang menyerahkan Dokumen Rapor Merah Pemkab Pinrang ke Kejaksaan Negeri Pinrang sebagai simbol tuntutan agar aparat penegak hukum lebih serius menangani dugaan persoalan korupsi dan lemahnya pelayanan publik. Dokumen yang memuat logo Komisi Pemberantasan Korupsi itu diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Pinrang, Sinrang, usai aksi demonstrasi mahasiswa.
Jenderal Lapangan Bill Gates menyampaikan bahwa dokumen tersebut merangkum berbagai persoalan yang mereka nilai sebagai tanda buruknya tata kelola pemerintahan Kabupaten Pinrang. Ia menyoroti rendahnya kualitas pelayanan di sejumlah organisasi perangkat daerah yang dianggap tidak memenuhi standar pelayanan publik.

Selain itu, HMI Cabang Pinrang mendesak Kejaksaan menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan mengenai perjalanan dinas di beberapa dinas daerah. Mahasiswa juga menyoroti dugaan hilangnya aset pemerintah daerah yang tercantum dalam laporan BPK. Menurut mereka, lambannya penanganan kasus dugaan korupsi yang melibatkan unsur pemerintah daerah mengindikasikan melemahnya fungsi penegakan hukum.
HMI menilai Kejaksaan Negeri Pinrang cenderung tidak tegas dalam mengusut dugaan korupsi yang menyeret unsur pemerintah, sementara perkara yang melibatkan pihak swasta justru cepat diproses. Mereka meminta agar kejaksaan menunjukkan profesionalisme tanpa pandang bulu dan memastikan transparansi dalam setiap proses hukum.
Menanggapi tuntutan mahasiswa, Kepala Kejaksaan Negeri Pinrang Sinrang menyatakan bahwa pihaknya akan mempelajari isi dokumen tersebut dan menindaklanjutinya sesuai prosedur hukum yang berlaku. Pernyataan itu disampaikan langsung di hadapan mahasiswa yang masih bertahan di lokasi aksi.
Aksi serupa juga digelar di Kantor Inspektorat Pinrang. Bahkan sempat terjadi dorong-dorongan antara mahasiswa dan pegawai inspektorat ketika massa menuntut penjelasan terkait dugaan penyimpangan yang mereka soroti.
🟥 Dodi Rikardo | GeberNews.com
🗣️ Mengungkap Segala Fakta








