Ketua Umum IWO Minta Oknum Kadis RL Ditangkap, Diduga Jadi Otak Pengeroyokan Wartawan di Samosir

0
291

Jakarta | GeberNews.com – Kasus pengeroyokan dan penganiayaan terhadap seorang wartawan kembali mencuat di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Insiden ini dialami oleh anggota PD Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Samosir, yang diduga terkait dengan ketidakpuasan seorang pejabat berinisial RL atas pemberitaan mengenai dugaan korupsi dalam proyek rekonstruksi jalan serta ketidaknetralan istrinya sebagai ASN dalam proses Pilkada setempat.

Akibat tindak kekerasan tersebut, korban mengalami luka-luka yang mengharuskannya menjalani perawatan medis, dan telah melaporkan kejadian ini secara resmi ke Polres Samosir.

Ketua Umum Ikatan Wartawan Online, Teuku Yudhistira, M.I.Kom, mengecam keras tindakan brutal ini. Menurutnya, kekerasan tersebut memperburuk citra pers dan demokrasi, terlebih menjelang Pilkada yang seharusnya disambut dengan semangat positif.

“Ini tindakan yang tidak bisa ditolerir, apalagi ada indikasi keterlibatan pihak yang semestinya menjadi panutan. Alih-alih bersikap profesional, justru malah bertindak sewenang-wenang,” ujar Yudhistira.

Yudhistira menegaskan bahwa pejabat publik harus bisa menerima kritik dari media, dan jika ada ketidakpuasan, bisa menempuh jalur resmi seperti hak jawab atau somasi, bukan dengan aksi kekerasan yang menunjukkan arogansi.

“Mestinya oknum ini lebih memahami fungsi kontrol sosial pers. Jika tidak setuju dengan pemberitaan, ada hak jawab atau bisa disampaikan ke Dewan Pers, bukan malah menggunakan kekuasaan untuk menindas,” tegasnya.

Sebagai langkah lanjutan, Yudhistira meminta Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Wishnu Hermawan Februanto, untuk serius menangani kasus ini, bahkan jika perlu mengambil alih penanganan di tingkat Polda guna memastikan proses hukum yang tegas.

“Kami yakin Kapolda Sumut memiliki komitmen untuk melindungi insan pers dalam menjalankan tugasnya. Kasus ini bisa menjadi perhatian khusus agar tidak terjadi lagi tindak kekerasan terhadap wartawan,” tambahnya.

Selain itu, Yudhistira juga mendesak pihak kepolisian segera menangkap dan memeriksa oknum Kadis RL yang diduga menjadi dalang pengeroyokan ini, serta memeriksa calon Bupati yang didukungnya. Yudhistira juga meminta Gakkumdu untuk memantau netralitas ASN di Pemkab Samosir dalam Pilkada yang tengah berlangsung.

(Red/Ril)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini