Penanganan Banjir di Rutan Kelas I Medan Berjalan Efektif, Warga Binaan Dievakuasi dan Aktivitas Kembali Normal

0
39

Medan | GeberNews.com — Penanganan banjir di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan berlangsung cepat, terukur, dan efektif. Di bawah kepemimpinan Kepala Rutan Andi Surya, seluruh langkah darurat langsung diterapkan untuk memastikan keselamatan warga binaan, sekaligus menjaga kelancaran aktivitas di tengah genangan air yang memasuki sejumlah kamar hunian.

Banjir yang terjadi menyebabkan beberapa blok terdampak, sehingga evakuasi segera dilakukan. Andi Surya mengatakan bahwa warga binaan yang ruangannya tergenang dipindahkan ke lokasi-lokasi yang paling aman dan kering.

“Kami dengan sigap memindahkan warga binaan yang kamarnya tergenang. Mereka kami tempatkan sementara di masjid, gereja, Gedung Fatmawati yang merupakan blok binaan narkoba, serta Blok Hasanuddin,” ujar Andi Surya saat meninjau blok hunian. Ia menegaskan bahwa seluruh warga binaan dalam kondisi aman dan tidak ada korban dalam peristiwa ini.

Untuk mencegah risiko bahaya listrik saat banjir, pihak rutan melakukan pemadaman sementara. Andi menyampaikan permohonan maaf kepada warga binaan atas ketidaknyamanan tersebut.

“Kami mohon maaf karena penerangan terpaksa tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Pemadaman dilakukan demi keselamatan, mengingat genangan air sempat merata di beberapa area, begitu pula pasokan air yang sempat terganggu,” jelasnya.

Meski menghadapi kendala teknis, Rutan Kelas I Medan memastikan seluruh kebutuhan logistik warga binaan tetap terpenuhi. Sejak malam hingga pagi, pihak rutan menyediakan makanan dan minuman tanpa hambatan.

“Kami memberikan nasi bungkus untuk makan malam dan minuman kemasan bagi seluruh warga binaan. Kami berupaya memberikan yang terbaik,” tambahnya.

Untuk kebutuhan sanitasi, rutan menggandeng Kanwil Kemenkumham Sumut dengan menghadirkan mobil tangki air bersih guna memastikan suplai air tetap tersedia.

Pengawasan ketat dilakukan petugas sepanjang malam untuk memastikan tidak ada gangguan di blok hunian. Andi Surya menyampaikan bahwa kondisi rutan telah berangsur pulih dan kembali berjalan normal.

Seluruh fasilitas umum kembali berfungsi, seperti ruang kunjungan, ruang portir, ruang registrasi, hingga rumah ibadah. Pelaksanaan ibadah di Masjid At-Taubah juga berlangsung seperti biasa.

Namun, layanan kunjungan keluarga untuk sementara ditunda.

“Seluruh aktivitas sudah normal. Hanya layanan kunjungan yang kami tunda sementara karena warga binaan masih fokus membersihkan blok hunian masing-masing,” tutup Andi Surya.

(Tim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini