Serikat Pekerja Gelar Aksi Damai Tuntut PT. Bangun Makmur Patuhi UU Serikat Pekerja

0
329

Medan | GeberNews.com – Puluhan massa yang tergabung dalam Pimpinan Unit Kerja Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PUK – FSPTI – KSPSI) kembali menggelar aksi damai di depan kantor PT. Bangun Makmur, Gudang Roti Nomor 151, Jalan Letda Sujono, Kelurahan Tembung, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, Senin (04/11/2024).

Dalam orasinya, pimpinan aksi Erdianto Hutabarat menegaskan bahwa aksi ini bertujuan untuk mendesak PT. Bangun Makmur agar mematuhi Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja, yang dinilai belum dipatuhi oleh perusahaan tersebut. Mereka menuntut perusahaan agar memberikan kesempatan kerja kepada PUK – FSPTI – KSPSI dalam kegiatan bongkar muat di lokasi.

“Kami menuntut agar PT. Bangun Makmur mengutamakan Federasi setempat, khususnya PUK – FSPTI – KSPSI. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 jelas menyatakan bahwa serikat pekerja berhak mendapatkan kesempatan bekerja dalam lingkup tertentu, namun tuntutan kami tidak digubris oleh perusahaan,” ujar Erdianto.

Aksi ini juga menuntut pemerintah, khususnya Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan, untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran yang dilakukan PT. Bangun Makmur terkait UU Serikat Pekerja. “Kami meminta pihak terkait untuk serius menindaklanjuti permasalahan ini. Jika tidak ada solusi, kami akan menyurati Disnaker dan melaporkan PT. Bangun Makmur yang terkesan melanggar hak-hak serikat pekerja,” tambahnya.

Setelah beberapa waktu, seorang perwakilan dari PT. Bangun Makmur, Muhammad Asril Siregar, menemui para demonstran. Ia meminta serikat pekerja untuk menyampaikan surat resmi kepada perusahaan terkait permintaan kerja sama. “Kami berharap (PUK – FSPTI – KSPSI) menyurati kami secara resmi agar dapat menjalin kerja sama sesuai prosedur yang ada,” jelas Asril.

Saat dikonfirmasi lebih lanjut terkait dugaan adanya back-up dari personil SAMAPTA Polda Sumut, Asril membantah hal tersebut. “Tidak ada back-up dari SAMAPTA Polda Sumut. Beberapa hari lalu memang ada insiden pelemparan botol dan kotoran manusia ke gudang kami oleh orang tidak dikenal. Itu yang kami laporkan,” ungkapnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan aksi massa berlangsung tertib dan damai dengan pengawalan dari Polsek Medan Tembung.

(ZL/Dodi. R)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini