Pilu! Seminggu Cici Fadillah Tak Pulang, Irwan Menangis Rindu: “Pulanglah Nak, Mamakmu Sakit Memikirkanmu”

0
85

DELISERDANG | GeberNews.com — Tangis dan kerinduan seorang ayah pecah di tengah penantian panjang. Irwan, ayah dari Cici Fadillah (18), gadis asal Tembung, Kabupaten Deli Serdang, berharap putrinya segera pulang setelah sekitar satu minggu tidak diketahui keberadaannya.

Kepergian Cici yang awalnya disebut hendak mengambil ijazah sekolah kini meninggalkan kecemasan mendalam bagi keluarganya.

Rumah yang berada di Dusun VIII Rambungan, Jalan Kebun Sayur, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, terasa berbeda sejak Cici tidak kembali. Canda dan kebersamaan yang biasanya menghiasi rumah tersebut berganti menjadi penantian dan kekhawatiran.

Pada Jumat pagi, 4 September 2026, Irwan ditemui di kediamannya. Dengan mata berkaca-kaca, ia menyampaikan pesan kepada putrinya.

Bukan kemarahan yang keluar dari mulut seorang ayah itu, melainkan kerinduan dan harapan agar anaknya kembali dalam keadaan selamat.

“Anakku, cepatlah pulang. Ayah dan mamakmu sangat mengharapkan kamu pulang. Kami merindukan dirimu, Nak. Pulanglah, Nak. Perjalananmu sudah lelah, pulanglah,” ujar Irwan dengan suara penuh harap.

Menurut Irwan, keluarga tidak menginginkan apa pun selain Cici segera ditemukan dan kembali ke rumah.

“Mamakmu sakit keras memikirkan dirimu. Kakak dan adikmu juga merindukanmu. Apa kau enggak kangen sama kami semua? Kami semua menunggumu di rumah,” tutur Irwan.

Sudah hampir sepekan keluarga menanti kabar keberadaan Cici. Setiap suara telepon, pesan, maupun informasi yang datang selalu menumbuhkan harapan bahwa kabar tersebut membawa petunjuk mengenai keberadaan putri mereka.

Namun hingga kini, keluarga mengaku belum mengetahui secara pasti di mana Cici berada.

Cici diketahui meninggalkan rumah setelah berpamitan hendak mengambil ijazah sekolah. Setelah itu, ia tidak kunjung kembali ke rumah.

Keluarga kemudian berupaya mencari informasi mengenai keberadaannya dan telah melaporkan hilangnya Cici kepada pihak berwajib agar proses pencarian dapat dilakukan.

Dalam keterangannya, keluarga juga menyampaikan adanya dugaan bahwa Cici dibawa pergi oleh seorang pria yang dikenal dengan nama Ilham Boxing.

Namun, informasi tersebut masih merupakan dugaan berdasarkan keterangan pihak keluarga dan belum dapat dipastikan kebenarannya. Karena itu, keberadaan Cici serta kebenaran mengenai dugaan tersebut masih menunggu penelusuran dan pembuktian lebih lanjut dari pihak yang berwenang.

Di tengah ketidakpastian itu, Irwan hanya berharap putrinya tidak takut untuk pulang.

“Kalau ada masalah, pulanglah. Jangan takut. Ayah dan mamakmu menunggumu. Kami ingin melihatmu pulang ke rumah. Kami ingin berkumpul lagi seperti dulu,” ucapnya.

Kerinduan bukan hanya dirasakan Irwan dan istrinya. Kakak dan adik Cici juga terus menantikan kepulangannya.

“Kakakmu rindu, adikmu juga rindu. Ayah dan mamakmu setiap hari menunggumu. Apa kamu tidak rindu dengan kami? Pulanglah, Nak. Kami semua sayang sama kamu,” kata Irwan.

Ciri-ciri Cici

Berdasarkan keterangan keluarga, Cici memiliki ciri-ciri berbadan sedang, berkulit kuning langsat, berhidung biasa, dan berbibir tebal.

Saat terakhir meninggalkan rumah, Cici diketahui mengenakan celana hitam, baju cokelat muda berlubang hitam, serta sandal hitam bergambar kupu-kupu.

Keluarga berharap masyarakat yang mengetahui keberadaan Cici dapat segera memberikan informasi kepada keluarga atau pihak berwajib.

Bagi keluarga, sekecil apa pun informasi yang diberikan sangat berarti. Sebab, satu kabar dapat menjadi jalan untuk menemukan Cici dan membawanya kembali ke rumah.

Di tengah penantian yang belum berakhir, Irwan kembali menyampaikan pesan kepada putrinya.

“Pulanglah, Nak. Ayahmu menunggu. Mamakmu menunggu. Kakak dan adikmu juga menunggumu. Kami merindukanmu. Rumah ini masih menunggumu pulang.”

(Tim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini