MEDAN | GeberNews.com – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Medan, El Barino Shah, SH, MH, menekankan pentingnya pengelolaan sampah dimulai dari sumbernya, terutama dari lingkungan rumah tangga.

Hal itu disampaikannya saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Kota Medan Nomor 7 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Perda Kota Medan Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan, di Jalan Seksama Gang Iklas, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi legislator Partai Golkar itu untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah secara baik, teratur, dan bertanggung jawab.
Turut hadir tokoh masyarakat sekaligus Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Denai, Guntur Sahputra, Sekretaris PAC Budi Irwansyah, serta masyarakat Kelurahan Menteng.
Acara diawali dengan pembacaan doa oleh Dr. Hasan Basri, M.Pd., untuk memohon keberkahan dan kelancaran kegiatan Sosper.
Dalam sambutannya, Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Denai, Guntur Sahputra, mengucapkan selamat datang kepada Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Medan El Barino Shah, SH, MH, beserta para undangan dan masyarakat yang hadir.
Sementara itu, El Barino mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan memulainya dari rumah masing-masing.
Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai aturan pengelolaan persampahan, mulai dari kewajiban menjaga kebersihan lingkungan, pengurangan dan pemilahan sampah, hingga pentingnya peran masyarakat dalam mendukung kebijakan Pemerintah Kota Medan.
Menurut El Barino, lingkungan yang bersih juga menjadi salah satu upaya untuk mencegah berbagai penyakit, termasuk demam berdarah yang dapat menyerang anak-anak maupun orang dewasa.
“Ini sangat penting. Kita harus sadar mulai dari lingkungan, terutama rumah kita masing-masing. Ketika rumah bersih dan sampah dibuang pada tempatnya, kemudian diangkut setiap hari, lingkungan kita akan bersih dari sampah dan terhindar dari penyakit,” ujarnya.
El Barino menegaskan, persoalan sampah bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab kita bersama. Pemerintah memiliki kewajiban menyediakan pelayanan dan fasilitas, sementara masyarakat juga harus berperan aktif dengan tidak membuang sampah sembarangan serta ikut menjaga kebersihan lingkungan,” tegasnya.
Ia berharap kegiatan Sosper tersebut dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban dalam pengelolaan persampahan, sekaligus mengetahui berbagai ketentuan yang telah ditetapkan Pemerintah Kota Medan.
El Barino juga mendorong agar persoalan persampahan tidak hanya ditangani setelah sampah menumpuk. Menurutnya, langkah pencegahan, pengurangan sampah dari sumbernya, pemilahan, serta edukasi kepada masyarakat harus menjadi bagian penting dalam menciptakan Kota Medan yang bersih dan sehat.
Dengan kesadaran bersama dan pengelolaan yang dilakukan sejak dari sumbernya, persoalan sampah di Kota Medan diharapkan dapat ditekan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih nyaman dan sehat bagi masyarakat.
(Syahdan)






