Binjai | GeberNews.com — Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Binjai Kompol Sofyan H. Nasution, menghadiri malam ramah tamah dan syukuran bersama 58 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Binjai, Senin (17/8/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Umar Baki, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, tersebut menjadi bentuk apresiasi dan ungkapan rasa syukur atas keberhasilan para anggota Paskibraka menjalankan tugas dalam rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Suasana malam ramah tamah berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Para anggota Paskibraka tampak larut dalam suasana haru dan bangga setelah melewati proses panjang, mulai dari seleksi, latihan intensif, karantina, hingga pelaksanaan tugas pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Binjai, para pelatih dan pembina Paskibraka, panitia, serta orang tua dan keluarga anggota Paskibraka.
Tahun ini, Pemerintah Kota Binjai melibatkan 58 anggota Paskibraka, terdiri dari 27 putra dan 31 putri yang merupakan putra-putri terbaik Kota Binjai.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kedisiplinan, kerja keras, kekompakan, serta dukungan para pelatih dan pembina dari unsur TNI-Polri bersama seluruh pihak terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah menunjukkan dedikasi serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas negara.
“Atas nama Kepolisian Resor Binjai, saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Paskibraka. Kalian telah melaksanakan tugas dengan penuh disiplin, tanggung jawab dan semangat,” ujar AKBP R. Bimo Moernanda.
Menurut Kapolres, menjadi anggota Paskibraka bukanlah tugas ringan. Para pelajar harus menjalani latihan panjang, disiplin ketat, serta mampu menjaga kekompakan dan mental selama mengikuti setiap tahapan.
“Menjadi Paskibraka bukan hanya soal mengibarkan dan menurunkan bendera. Di dalamnya terdapat nilai kedisiplinan, nasionalisme, tanggung jawab, kekompakan dan pengorbanan. Nilai-nilai inilah yang harus terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Ia menilai pengalaman selama menjadi Paskibraka dapat menjadi modal penting bagi para pelajar untuk menghadapi masa depan.
“Kalian adalah generasi penerus bangsa. Jadikan pengalaman selama mengikuti Paskibraka ini sebagai bekal untuk terus belajar, berprestasi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa dan negara,” tutur Kapolres.
AKBP R. Bimo Moernanda juga berpesan agar para anggota Paskibraka tidak berhenti menunjukkan prestasi setelah berakhirnya rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
“Jangan berhenti sampai di sini. Teruslah berprestasi, jaga nama baik diri sendiri, keluarga dan Kota Binjai. Jadilah generasi muda yang memiliki karakter, disiplin dan semangat untuk membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” pesannya.
Wakil Wali Kota: Ini Hasil Kerja Bersama
Sementara itu, Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan pembentukan serta pelaksanaan tugas Paskibraka Kota Binjai.
“Atas nama Pemerintah Kota Binjai, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka, para pelatih, pembina, panitia serta unsur TNI dan Polri yang telah memberikan waktu, tenaga dan perhatian dalam membimbing anak-anak kita,” ujar Hasanul Jihadi.
Menurutnya, keberhasilan Paskibraka menjalankan tugas merupakan hasil kerja bersama yang dilakukan secara konsisten sejak masa persiapan hingga pelaksanaan upacara.
“Ini bukan keberhasilan satu atau dua orang. Ini adalah hasil kerja bersama. Ada perjuangan anak-anak kita, ada peran orang tua, pelatih, pembina dan seluruh panitia. Semuanya memberikan kontribusi sehingga tugas dapat dilaksanakan dengan baik,” katanya.
Hasanul Jihadi juga berpesan agar pengalaman menjadi Paskibraka dijadikan momentum untuk terus berkembang dan mengejar prestasi.
“Jangan jadikan malam ini sebagai akhir dari perjalanan. Justru ini menjadi awal untuk melangkah lebih jauh. Teruslah belajar, terus berprestasi dan jadilah kebanggaan bagi keluarga serta Kota Binjai,” ungkapnya.
Ia menekankan agar kedisiplinan yang telah terbentuk selama mengikuti pelatihan Paskibraka terus dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kedisiplinan yang sudah dibangun selama menjadi Paskibraka harus tetap dibawa ke sekolah, keluarga dan lingkungan masyarakat. Semoga pengalaman ini membentuk karakter anak-anak kita menjadi generasi yang tangguh dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Jadi Momentum Kebanggaan Keluarga
Malam ramah tamah tersebut juga menjadi momentum bagi para orang tua untuk menyaksikan langsung penghargaan dan apresiasi yang diberikan kepada putra-putri mereka.
Rasa haru terlihat ketika perjuangan para anggota Paskibraka selama masa karantina hingga pelaksanaan upacara dikenang kembali. Bagi keluarga, keberhasilan anak-anak mereka menjalankan tugas sebagai pengibar dan penurun bendera menjadi kebanggaan tersendiri.
Selain sebagai bentuk penghargaan, kegiatan tersebut diharapkan mampu mempererat silaturahmi antara anggota Paskibraka dengan jajaran Pemerintah Kota Binjai, TNI-Polri, pelatih, pembina, panitia, serta keluarga.
Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara, tetapi juga melalui pembentukan generasi muda yang memiliki karakter kuat, disiplin, nasionalisme dan kepedulian terhadap bangsa.
Dengan berakhirnya rangkaian tugas Paskibraka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, sebanyak 58 putra-putri terbaik Kota Binjai diharapkan mampu terus membawa semangat yang sama dalam dunia pendidikan, organisasi, masyarakat maupun berbagai bidang prestasi lainnya.
Malam ramah tamah dan syukuran pun berlangsung dalam suasana penuh keakraban hingga selesai. Pesan utama yang disampaikan kepada para Paskibraka adalah agar semangat, kedisiplinan dan rasa nasionalisme yang telah tumbuh selama menjalankan tugas terus dijaga dan dikembangkan.
(Dodi Rikardo Sembiring)






