

Medan | GeberNews.com – Kepedulian terhadap lansia jangan berhenti pada kata-kata. Harus diwujudkan dalam tindakan. Pesan itulah yang terlihat dalam kegiatan sosial yang dilakukan TKN Kompas Nusantara, Komunitas Indonesia Semua Suku (KISS), Yayasan Lansia Merdeka Indonesia (YLMI), dan Bankom Naga dengan membagikan makanan kepada para lansia.

Kegiatan sosial tersebut berlangsung pada Minggu, 16 Agustus 2026, sebagai wujud nyata perhatian kepada masyarakat lanjut usia, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus memberikan semangat, kebahagiaan, dan rasa bahwa mereka tidak dilupakan.
Dalam kegiatan tersebut, TKN Kompas Nusantara, KISS, YLMI, dan Bankom Naga menyerahkan makanan secara langsung kepada sejumlah lansia. Bantuan diberikan bukan sekadar sebagai bentuk kepedulian sosial, tetapi juga sebagai pesan kemanusiaan bahwa para lansia tetap memiliki tempat penting di tengah kehidupan masyarakat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Para lansia menyambut kedatangan tim dengan bahagia dan antusias. Para relawan tidak hanya menyerahkan makanan, tetapi juga meluangkan waktu untuk berinteraksi, berbincang, mendengarkan cerita, serta memahami kebutuhan dan kondisi para lansia.
Bagi para lansia, perhatian seperti itu memiliki arti yang jauh lebih besar daripada sekadar bantuan materi. Kehadiran, sapaan, percakapan, dan kepedulian menjadi pengingat bahwa mereka masih diperhatikan, dihargai, dan menjadi bagian penting dari lingkungan sosial.
Lansia bukan kelompok yang boleh dilupakan setelah mereka tidak lagi berada di usia produktif. Mereka adalah bagian dari perjalanan panjang kehidupan masyarakat, dengan pengalaman, perjuangan, serta kontribusi yang tidak ternilai.
Karena itu, kepedulian terhadap lansia merupakan tanggung jawab bersama.
YLMI melalui kegiatan tersebut menunjukkan komitmennya untuk terus memberikan perhatian kepada masyarakat lanjut usia. Kepedulian itu diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi berkembang menjadi gerakan sosial yang berkelanjutan dan menyentuh semakin banyak lansia yang membutuhkan.
Keterlibatan Bankom Naga juga memperkuat semangat gotong royong dalam kegiatan kemanusiaan tersebut. Kolaborasi antara yayasan, komunitas, relawan, dan unsur masyarakat menjadi kekuatan penting untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas.
Sebab membantu sesama tidak cukup hanya dengan rasa iba. Kepedulian harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
Penyerahan makanan dilakukan secara langsung kepada para lansia. Suasana kekeluargaan terlihat sepanjang kegiatan. Senyum, sapaan, dan ucapan terima kasih dari para penerima bantuan menjadi bagian yang membuat kegiatan tersebut semakin bermakna bagi seluruh pihak yang terlibat.
Kegiatan seperti ini juga diharapkan menjadi pemantik bagi masyarakat lainnya untuk tidak menutup mata terhadap kondisi lansia di lingkungan sekitar. Membantu tidak selalu harus melalui bantuan besar. Kepedulian dapat dimulai dari hal sederhana: memberikan makanan, membantu kebutuhan sehari-hari, menyempatkan waktu untuk berbicara, atau sekadar hadir ketika mereka membutuhkan teman.
Jangan biarkan usia membuat seseorang kehilangan perhatian. Jangan biarkan lansia merasa sendirian di tengah masyarakat.
Keberadaan lansia tidak boleh dipandang sebelah mata. Mereka merupakan bagian dari keluarga besar masyarakat yang layak mendapatkan penghormatan, perhatian, perlindungan, dan kehidupan yang lebih baik.
Oleh karena itu, berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan lansia perlu terus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
TKN Kompas Nusantara, KISS, YLMI, dan Bankom Naga berharap kegiatan berbagi makanan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para lansia sekaligus mempererat hubungan sosial antara masyarakat, relawan, komunitas, dan organisasi kemanusiaan.
Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa ketika kepedulian dilakukan bersama, hal sederhana dapat memberikan dampak yang berarti.
Seporsi makanan mungkin terlihat sederhana. Tetapi bagi seseorang yang membutuhkan, itu bisa menjadi bentuk perhatian yang sangat berarti.
Lebih dari sekadar makanan, kegiatan tersebut membawa pesan bahwa para lansia tidak berjalan sendirian. Masih ada masyarakat, komunitas, yayasan, dan relawan yang bersedia hadir, mendengar, membantu, serta berdiri bersama mereka.
Kegiatan sosial tersebut diharapkan tidak berhenti sampai di sini. Ke depan, kepedulian terhadap lansia diharapkan terus berkembang melalui berbagai program sosial lainnya, sehingga semakin banyak lansia mendapatkan perhatian dan bantuan yang layak.
Dengan kebersamaan antara yayasan, komunitas, organisasi sosial, relawan, dan masyarakat, kepedulian terhadap lansia dapat menjadi gerakan bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih peduli, humanis, dan saling membantu.
TKN Kompas Nusantara, KISS, YLMI, dan Bankom Naga menegaskan bahwa berbagi kepada sesama bukan hanya tentang memberikan bantuan. Berbagi adalah tentang menghadirkan rasa kemanusiaan dan kebersamaan.
Melalui langkah sederhana tersebut, diharapkan tumbuh semangat untuk terus peduli, menghormati, dan memberikan ruang yang layak bagi para lansia dalam kehidupan bermasyarakat.
Pada akhirnya, kegiatan berbagi makanan kepada lansia ini menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian tidak perlu menunggu besar untuk dimulai.
Datang, menyapa, berbagi, dan peduli—itulah bentuk nyata bahwa lansia masih menjadi bagian penting dari kita semua.
Semoga langkah sosial TKN Kompas Nusantara, KISS, YLMI, dan Bankom Naga dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama menebarkan kebaikan kepada masyarakat yang membutuhkan.
(Dodi Rikardo Sembiring)







