MEDAN | GeberNews.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 dan HUT ke-436 Kota Medan dinilai harus jadi momen penting untuk memperkuat supremasi hukum, meningkatkan profesionalisme aparat penegak hukum, memperbaiki pelayanan publik, serta mempererat kerja sama antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat demi mewujudkan Indonesia dan Kota Medan yang aman, maju, dan berkeadilan.
Pernyataan itu disampaikan Advokat Henry R.H. Pakpahan, SH, saat ditemui di Medan, Selasa (30/6/2026).
Menurut Henry R.H. Pakpahan, SH, Hari Bhayangkara sebaiknya tidak cuma dipandang sebagai acara seremonial tahunan, tetapi juga sebagai waktu yang tepat untuk mengevaluasi dan memperkuat institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) agar makin profesional, modern, humanis, berintegritas, dan tetap konsisten menegakkan hukum secara objektif tanpa diskriminasi.
Di tengah perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat dan dinamika global yang terus berubah, kata Henry, Polri menghadapi tantangan yang semakin berat. Selain menangani kejahatan konvensional, kepolisian juga dituntut mampu mengantisipasi kejahatan siber, penyebaran hoaks, peredaran narkotika, tindak pidana korupsi, perdagangan orang (TPPO), sampai berbagai bentuk kejahatan transnasional yang bisa mengganggu stabilitas keamanan nasional.
“Polri adalah benteng utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itu, setiap proses penegakan hukum harus dijalankan secara profesional, objektif, transparan, akuntabel, dan tanpa diskriminasi. Hukum harus jadi panglima yang berlaku sama bagi semua warga negara, tanpa melihat jabatan, kekuasaan, atau latar belakang,” tegas Henry R.H. Pakpahan, SH.
Sebagai advokat, ia menilai keberhasilan Polri tidak hanya dilihat dari banyaknya perkara yang berhasil diungkap, tetapi juga dari kemampuannya membangun kepercayaan publik lewat pelayanan yang cepat, humanis, berintegritas, serta mampu menghadirkan kepastian hukum dan rasa keadilan.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat adalah modal utama bagi Polri dalam menjalankan fungsi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Polri harus terus hadir sebagai institusi yang memberi rasa aman, kepastian hukum, dan pelayanan publik yang mudah diakses semua lapisan masyarakat. Itulah wujud nyata Polri Presisi yang makin dicintai rakyat,” ujarnya.
Henry R.H. Pakpahan, SH juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polri atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan negara, mengungkap berbagai tindak kriminal, mengatur lalu lintas, mengamankan aktivitas masyarakat, hingga memberi pertolongan saat terjadi bencana maupun keadaan darurat.
Namun begitu, ia menegaskan bahwa pembenahan internal tetap harus dilakukan lewat peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan sistem pengawasan, penegakan disiplin, serta tindakan tegas terhadap setiap bentuk penyalahgunaan kewenangan demi menjaga marwah dan kredibilitas institusi kepolisian.
Selain bicara soal Hari Bhayangkara, Henry R.H. Pakpahan, SH juga menyampaikan ucapan selamat atas Hari Ulang Tahun ke-436 Kota Medan. Menurutnya, usia lebih dari empat abad adalah perjalanan panjang yang harus jadi momentum untuk memperkuat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, dan mempercepat kemajuan Kota Medan.
Ia menilai Kota Medan punya posisi yang sangat strategis sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, investasi, pendidikan, dan jasa di Pulau Sumatera. Karena itu, pembangunan kota harus didukung oleh tata kelola pemerintahan yang bersih, penegakan hukum yang memberi kepastian, iklim investasi yang kondusif, serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“Kemajuan Kota Medan bukan cuma tanggung jawab pemerintah daerah, tapi tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat. Dengan semangat gotong royong, persatuan, dan kolaborasi, saya optimistis Medan akan terus berkembang jadi kota metropolitan yang modern, aman, nyaman, ramah investasi, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Henry juga berharap Pemerintah Kota Medan terus memperkuat pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan, memberdayakan pelaku UMKM, menciptakan lapangan kerja, serta menghadirkan pelayanan publik yang makin cepat, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan HUT Bhayangkara ke-80 dan HUT ke-436 Kota Medan sebagai momentum untuk mempererat persatuan, memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah, dunia usaha, akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh komponen bangsa dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Kolaborasi yang kuat antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah fondasi utama untuk menjaga keamanan, memperkuat persatuan, meningkatkan kesejahteraan, serta mewujudkan Indonesia dan Kota Medan yang lebih maju, aman, damai, dan berkeadilan,” ungkapnya.
Mengakhiri keterangannya, Henry R.H. Pakpahan, SH menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Pemerintah Kota Medan.
“Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Teruslah menjadi Polri yang Presisi, profesional, modern, humanis, berintegritas, dan semakin dipercaya masyarakat. Selamat Hari Jadi ke-436 Kota Medan. Semoga Kota Medan semakin maju, aman, nyaman, berdaya saing, dan semakin sejahtera. Mari kita jadikan kedua momentum ini sebagai penguat komitmen bersama untuk menegakkan hukum, menjaga persatuan, dan membangun daerah demi masa depan Indonesia yang lebih baik,” tutup Henry R.H. Pakpahan, SH.
(Redaksi)







