Humanis dan Inspiratif: Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq Jadikan Ngobras Jembatan Aspirasi Warga

0
10

Padang | GeberNews.com – Komitmen Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat dalam membangun pelayanan yang semakin humanis kembali diwujudkan melalui kegiatan Ngobras (Ngopi Bareng Polantas) yang dilaksanakan oleh Satuan Patroli dan Pengatur Jalan Raya (Sat PJR) Sumbar 4. Program ini merupakan implementasi langsung dari arahan Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., yang menekankan pentingnya kehadiran anggota Polantas tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai di sejumlah titik peristirahatan dan warung kopi di sepanjang jalur patroli tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara petugas kepolisian dengan masyarakat. Para pengendara, sopir angkutan, pelaku usaha, hingga warga sekitar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi, keluhan, saran, maupun pengalaman mereka terkait kondisi lalu lintas dan pelayanan kepolisian di lapangan.

Berbeda dengan pola komunikasi formal, konsep Ngobras menghadirkan suasana yang lebih akrab sehingga masyarakat merasa nyaman berdiskusi secara langsung dengan personel Polantas. Pendekatan ini dinilai efektif dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas.

Salah seorang personel Sat PJR Sumbar 4 mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Kami tidak hanya berdiri di tengah jalan mengatur arus kendaraan. Kami ingin hadir sebagai sahabat yang mendengar apa yang dirasakan masyarakat. Lalu lintas yang aman dan tertib tercipta bukan hanya karena aturan, melainkan karena kita saling memahami, saling menghormati, dan saling peduli,” ujarnya, Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, komunikasi baik akan melahirkan solusi yang lebih tepat terhadap berbagai persoalan lalu lintas di lapangan. Karena itu, setiap masukan yang diterima dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar.

Sementara itu, Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa transformasi pelayanan kepolisian harus dimulai dari kedekatan dengan masyarakat.

“Polantas harus hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan penindakan, tetapi juga hadir untuk mendengar, memberikan edukasi, membangun komunikasi, dan mencarikan solusi bersama. Kepercayaan masyarakat adalah modal utama dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pendekatan persuasif dan humanis akan terus dikedepankan tanpa mengurangi ketegasan dalam penegakan hukum terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Kami ingin budaya tertib berlalu lintas tumbuh dari kesadaran masyarakat, bukan semata-mata karena takut terhadap sanksi. Keselamatan adalah kebutuhan bersama yang harus dijaga oleh seluruh pengguna jalan,” tambah Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq.

Dalam kegiatan Ngobras tersebut, personel Sat PJR Sumbar 4 juga menyampaikan lima pesan utama keselamatan berkendara kepada masyarakat, yaitu:

  1. Menggunakan helm berstandar SNI dan memasangnya dengan benar.
  2. Mengenakan sabuk pengaman baik bagi pengemudi maupun penumpang.
  3. Tidak menggunakan telepon genggam saat mengemudi.
  4. Mematuhi seluruh rambu lalu lintas serta batas kecepatan yang berlaku.
  5. Mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya dengan berkendara secara tenang dan bertanggung jawab.

Sejumlah warga yang mengikuti kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas pendekatan humanis yang dilakukan jajaran Ditlantas Polda Sumbar. Mereka menilai kegiatan seperti ini membuat masyarakat lebih mudah menyampaikan aspirasi sekaligus memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Menurut salah seorang pengendara, kehadiran Polantas dengan cara berdialog secara santai memberikan kesan positif dan mempererat hubungan antara polisi dengan masyarakat.

“Kami merasa lebih dekat dengan polisi. Bisa berdiskusi langsung tanpa rasa sungkan, menyampaikan kondisi di lapangan, sekaligus mendapatkan edukasi mengenai keselamatan berkendara. Kegiatan seperti ini sangat baik dan semoga terus dilaksanakan,” ungkapnya.

Melalui program Ngobras, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat berharap tercipta hubungan yang semakin harmonis antara Polantas dan masyarakat. Dengan komunikasi yang terbuka, edukasi yang berkelanjutan, serta pelayanan yang profesional dan humanis, diharapkan budaya tertib berlalu lintas semakin mengakar sehingga mampu mewujudkan jalan raya yang aman, nyaman, tertib, dan berkeselamatan bagi seluruh masyarakat Sumatera Barat.

(Dodi Rikardo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini