TPU Padang Bulan Tak Boleh Kumuh! Mandor Benget Simanjuntak Turun Langsung Semprot Seluruh Area Pemakaman

0
22

MEDAN | GeberNews.com — TPU Padang Bulan, Kecamatan Medan Baru, tidak boleh dibiarkan kumuh dan dipenuhi semak. Kawasan pemakaman yang bersih, terawat dan tertata bukan hanya membuat keluarga lebih nyaman saat berziarah, tetapi juga menghilangkan kesan angker dan menakutkan yang selama ini kerap melekat pada lingkungan pemakaman.

Hal tersebut terlihat dari langkah Mandor TPU Padang Bulan, Benget Simanjuntak, yang turun langsung ke lapangan melakukan penyemprotan di seluruh area pemakaman.

Benget tidak sekadar memberikan instruksi kepada petugas. Ia ikut terlibat dalam proses penyemprotan, menyusuri kawasan pemakaman dan memastikan bagian-bagian yang membutuhkan perawatan mendapatkan penanganan.

Langkah tersebut menjadi penting karena pemeliharaan TPU tidak bisa dilakukan setengah hati. Area pemakaman harus menghadapi persoalan tanaman liar, semak, lingkungan yang mudah lembap serta berbagai bagian kawasan yang membutuhkan perhatian secara rutin.

Jika dibiarkan, semak dan tanaman liar bukan hanya membuat TPU terlihat tidak terurus, tetapi juga dapat menimbulkan kesan menyeramkan bagi masyarakat sekitar.

Semak dan menakutkan! Dua kesan itu seharusnya tidak lagi melekat pada TPU Padang Bulan. Ketika kawasan pemakaman bersih, tertata dan bebas dari semak maupun tanaman liar, suasana pemakaman menjadi lebih nyaman dan tidak lagi menimbulkan rasa takut bagi masyarakat sekitar maupun keluarga yang datang berziarah.

Masyarakat yang datang ke pemakaman tentu mengharapkan lingkungan yang bersih dan layak. Mereka datang untuk berziarah, membersihkan makam, mendoakan keluarga yang telah meninggal, maupun mengantarkan anggota keluarga ke tempat peristirahatan terakhir. Karena itu, kebersihan TPU bukan persoalan sepele.

Kegiatan penyemprotan yang dilakukan Benget bersama petugas menjadi salah satu langkah nyata untuk menjaga kawasan tersebut tetap terawat.

Kehadiran langsung mandor di lapangan juga menunjukkan bahwa pengawasan tidak cukup hanya dilakukan melalui laporan atau menerima informasi dari petugas. Mandor harus melihat kondisi lapangan dengan mata sendiri.

Dengan turun langsung, berbagai persoalan yang mungkin luput dari laporan dapat segera diketahui. Area yang mulai dipenuhi tumbuhan liar, bagian yang sulit dijangkau hingga titik-titik yang membutuhkan penanganan dapat langsung menjadi perhatian.

Sikap tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pemeliharaan TPU membutuhkan keterlibatan nyata.
Tidak cukup hanya memerintah. Tidak cukup hanya mengawasi dari jauh. Kondisi lapangan harus dilihat dan pekerjaan harus dipastikan benar-benar berjalan.

TPU Padang Bulan merupakan fasilitas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, kawasan tersebut harus mendapat perhatian dan perawatan secara berkelanjutan.

Penyemprotan hari ini tidak boleh berarti pekerjaan selesai. Perawatan harus dilakukan secara rutin, pengawasan harus konsisten dan hasilnya harus benar-benar terlihat.

Sebab, tanaman liar dan semak dapat kembali tumbuh apabila tidak dikendalikan secara berkala.

Apa yang dilakukan Benget Simanjuntak menjadi gambaran bahwa tanggung jawab terhadap TPU tidak boleh hanya berhenti di atas kertas. Harus ada pekerjaan nyata di lapangan.

Ketika seorang mandor memilih turun langsung dan ikut bekerja bersama petugas, proses pemeliharaan dapat dipantau secara langsung sekaligus memastikan area yang menjadi sasaran perawatan tidak terlewatkan.

Langkah tersebut juga penting agar pemeliharaan TPU tidak berubah menjadi kegiatan seremonial yang hanya terlihat sesaat.

TPU Padang Bulan harus tetap bersih, terawat dan tidak dipenuhi semak.
Sebab, merawat pemakaman bukan sekadar persoalan rumput, semak atau kebersihan lingkungan. Di tempat itu terdapat makam orang tua, anak, saudara, pasangan dan orang-orang yang pernah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat.

Menjaga kawasan pemakaman tetap bersih dan layak merupakan bentuk penghormatan kepada mereka yang telah meninggal sekaligus kepedulian kepada keluarga yang masih hidup.

Dengan kawasan yang bersih, tertata dan bebas dari semak, TPU Padang Bulan tidak lagi menjadi tempat yang terkesan menakutkan bagi masyarakat sekitar.

Sebaliknya, pemakaman dapat menjadi kawasan yang nyaman bagi keluarga untuk berziarah dan mengenang orang-orang tercinta.

Turunnya Benget Simanjuntak ke lapangan menunjukkan satu hal: tanggung jawab terhadap TPU harus dibuktikan dengan pekerjaan nyata. Bukan hanya perintah, bukan hanya laporan, tetapi hasil yang bisa dilihat langsung oleh masyarakat.

TPU Padang Bulan harus tetap terawat. Bukan semata agar terlihat bersih, tetapi karena di sanalah masyarakat menitipkan orang-orang tercinta untuk beristirahat selamanya.

(Kawar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini